[Another Story of The Way To Your Heart] WonRin Moment – A Wedding? (Part A)

jnnnnnlh

Author                  : Dyah Ayu Pytaloka

Title                       : A Wedding?

Main Cast             : -Choi Siwon –Hwang Sungrin

Support Cast        : -Black Rose’s Member –SM Artist

Genre                    : Romance

Rating                    : 15

Length                   : TwoShot

Desclimer             : Next story from ‘The Way To Your Heart’ story and plot are mine! Don’t try to copy and paste this without my permission!!!

 

Happy Reading~

.

.

Swing never never give up!’

 

WHOAAAAAAAA !

 

Suara teriakan terdengar begitu heboh saat penampilan grup legendaris dari Korea itu selesai dengan lagu mereka. Sub unit Super Junior yang terbentuk khusus untuk daerah Mandarin, SJ M akhirnya kembali dengan album baru mereka yang penuh energik. SWING.

 

Studio yang kini berdominasi dengan warna biru itu semakin terasa panas tatkala sang MC menyapa para personil yang kini mulai berjalan ke tengah panggung. Jeritan fans pun tak dapat dihindari kala Siwon dan kawan kawan mulai menyapa penggemarnya dengan antusias yang luar biasa pula.

 

Setelah serangkaian acara yang cukup melelahkan bagi semua member, mereka pun kembali ke hotel. Bermaksud mengistirahatkan diri sebelum esok pagi terbang kembali ke Korea dan mengerjakan promosi di sana. M Countdown, Inkigayo, Music Bank  dan seabrek program musik populer lainnya telah menunggu kembalinya Super Junior M!

 

Pencahayaan yang minim di kamar yang cukup besar itupun tak menganggu Siwon, Kyuhyun dan Donghae melakukan olahraga tangan dimana jari jari mereka dengan ‘luwes’ menari nari diatas ponsel touch screen milik mereka masing masing. Tersenyum aneh, menggerutu tak jelas, bahkan hampir berteriak kegirangan. Hanya itu saja yang mereka lakukan sambil matanya tetap fokus pada layar ponsel mahal itu.

 

Eunhyuk bangun terduduk tiba tiba. Dengan terhuyung, pria itu turun dari ranjang lalu berjalan ke sudut ruangan bermaksud mengambil air mineral yang seingatnya diletakkan disana tadi. Dengan kelopak mata yang masih menempel satu sama lain membuat dirinya tak bisa jalan dengan benar hingga tiba tiba terjatuh.

 

‘Aww’ ringisnya pelan sambil mengusap dahinya yang sukses membentur lantai kamar hotel ini. Eunhyuk masih mengomel tak jelas saat kemudian matanya menangkap tiga makhluk yang masih terjaga dengan ponselnya itu. Pria itu melirik jam sekilas, jam 3 dini hari. Gila!

 

“Choi Siwon Lee Donghae Cho Kyuhyun! Kalian pikir apa yang sedang kalian lakukan?” katanya sambil memandang ngeri ke arah Siwon, Donghae dan Kyuhyun.

 

“Menurutmu?”

 

“Diam kau Hyuk!”

 

“Cepatlah mencari pasangan monyet jelek! Jadi kau tak perlu repot repot bertanya apa yang kami lakukan tengah malam begini”

 

Sahutan Kyuhyun yang terakhir membuat nyawa Eunhyuk benar benar terkumpul sekarang. Pria bergummy smile itu hanya menatap kesal pada magnae SJ itu sambil mengumpat tak jelas.

 

“Akan kuadukan pada Prince Manager kelakuan kalian!”

 

“Oh Ya Tuhan Lee Hyuk Jae! Kenapa kau jadi kekanakan seperti ini? apa ini efek dari dirimu yang memang belum mempunyai pasangan? Apa salah jika kami meluangkan waktu sejenak untuk gadis gadis kami? Lagipula ini adalah saat yang tepat aku menghubungi Ri Ra di tengah jadwal kita yang menggila. Kau mengertilah sedikit” kata Donghae dengan menunjukkan puppy eyes nya pada Eunhyuk. Dan tepat seperti dugaannya, Eunhyuk akhirnya menghela nafas dan mengangguk. Puppy eyes Donghae tidak pernah gagal di mata Eunhyuk. Yah.. meskipun Donghae telah mempunyai Ri Ra, tapi sepertinya couple EunHae benar benar tak terpisahkan.

 

“Sudah kubilang, carilah pacar Hyung! Maka kau akan mengerti bagaimana stressnya jika sedang terjangkin virus rindu yang menggila seperti kami” ujar Kyuhyun yang hanya mendapat dengusan dari Eunhyuk.

 

“Baiklah baiklah, terserah kalian saja” Eunhyuk kembali berjalan ke kasurnya, lalu merebahkan dirinya dengan nyaman. Pria itu bahkan melupakan niat awalnya untuk mengambil air. Dia kembali menarik selimut hingga sebatas dagu dan mulai terpejam. Namun selang beberapa detik, pria itu kembali membuka matanya lalu terduduk dan memandang ke arah Siwon.

 

“Siwon, kata manager hyung kau tidak akan ikut kami pulang ke Korea besok?” tanya Eunhyuk membuat Donghae dan Kyuhyun yang masih fokus dengan ponsel mereka ikut menatap Siwon.

 

Mwo? Jinjjayo Hyung?” tanya Kyuhyun

 

“Mm, aku akan langsung ke Taiwan. Mulai shooting untuk episode pertama Billion Dollar Heir

 

“Kau menerima tawaran itu? Ku dengar cerita itu hampir sama denga The Heirs. Jadi kau mau menikmati peran menjadi Kim Tan versi Mandari ya?” Donghae terkekeh

 

“Tidak, bukan seperti itu. Jalan cerita nya benar benar berbeda. Kalian.. jangan percaya pada gossip tak jelas yang beredar dimana mana” Siwon menatap yang lainnya satu persatu.

 

Hyung, berarti kau akan absen dari setiap promosi kita di Korea?”

 

“Yah, dengan terpaksa”

 

“Dan kau tidak akan bertemu dengan Sung Rin dalam waktu yang lama! Huaah! Hebat sekali kau Choi Siwon” goda Donghae

 

Professsional. Bukankah kita sudah dilatih untuk itu?”

 

Eunhyuk, Donghae dan Kyuhyun bertatapan. Menggeleng sekilas lalu menatap Siwon lagi “Baiklah Tuan Perfectsionist” jawab ketiganya dan langsung merebahkan tubuh di kasur masing masing. Sepertinya, Donghae dan Kyuhyun sudah selesai dengan ‘kencan malam’nya bersama Ri Ra dan Hyuna. Sekarang hanya meninggalkan Siwon yang masih terjaga, menatap layar ponselnya dengan helaan nafas yang cukup berat. Gambar Sung Rin terpasang sebagai wallpaper nya, memberi semangat disetiap kegiatan SJ M yang hampir menggila, ditambah pekerjaannya sebagai aktor.

 

They’re right. I will miss you so much

 

***

Have fun tonight!’

 

Hyuna menggerakkan jari jarinya yang bertakhtakan nail art dengan lincah untuk mengetik kata per kata di barisan keyword ponselnya. Dan setelahnya, ia menyentuh tulisan ‘tweet’. Tak sampai 5 menit, ratusan retweet dan mention berjatuhan menghujam notification akun twitternya membuat gadis itu tersenyum bangga.

 

“Yah! Kau benar benar menguploadnya?” sinis Sung Rin yang ada di belakangnya.

 

“Tentu saja! Kau lihat kau lihat.. banyak yang mengomentari foto kita! “ Hyuna terlihat begitu senang sambil menunjuk nunjuk kolom komentar yang ada jelas pada ponselnya di depan Sung Rin.

 

Sung Rin memutar bola matanya, kata ‘kita’ sepertinya tidak pantas ditujukan untuk foto itu. itu hanya gambar selca Hyuna beberapa saat lalu dan Sung Rin yang ada di belakangnya tidak sengaja ikut terfoto. Dan.. Ya Tuhaan! Sung Rin sudah mengancam untuk tidak mengupload foto itu! posenya sangat tidak bisa dibilang bagus!

 

“Aku akan memblock twittermu setelah ini!” seru Sung Rin tajam, ditengah hiruk pikuk Olympic Gymnastic Arena membuat gadis itu berbicara setengah berteriak.

 

“Kau tak akan bisa melakukannya!”

 

“huh, lihat saja nanti!”

 

Geumanhae! Eonnideul, malam ini kita akan bersenang senang, jadi kumohon jangan bertengkar” seru Hee Chan yang duduk di sebelah Hyuna. Gadis itu benar benar diuji kesabarannya, menghadapi dua gadis yang bahkan lebih tua darinya.

 

Arra arra” jawab Hyuna sekenanya. Gadis itu memalingkan wajahnya ke sebelah kanannya. Menatap dengan senyum, Ri Ra yang sepertinya sudah sangat siap untuk ikut menggebrak suasana stadium malam itu. tidak sampai lima belas menit lagi konser akan dimulai, dan Bruno Mars akan tampil di panggung super megah yang berada di depan mereka.

 

Dibelakang mereka, Sung Rin mulai tampak bersemangat kembali, walaupun sedari tadi tangannya terus mengecek ponsel. Melihat, apakah Siwon menghubunginya, atau sekedar mengirim pesan padanya. Tapi lagi lagi ia mendesah kecewa, hari ini satu pesan dari Siwon pun tak masuk ke ponselnya.

 

“Menunggu pesan dari seseorang?” goda Hyoyeon yang duduk disampingnya, dancing machine SNSD itu pun turut menonton konser Bruno Mars bersama Tiffany dan Jessica.

 

“Tidak. Sudahlah janga bicara macam macam” sungut Sungrin yang hanya di balas kekehan oleh Hyoyeon.

 

***

Langit Seoul mulai diterangi oleh cahaya matahari yang diakibatkan dari Bumi yang tak pernah berhenti berputar. Membuat sebagiannya kini menyambut malam dan sebagiannya lagi dicerahi oleh terik matahari yang menyilaukan.

 

Sung Rin menggeliat kecil dari tidurnya sesaat, lalu kemudian perlahan membuka mata. Tak munafik, Sung Rin langsung mengecek kembali ponselnya, berharap ada pesan ataupun telepon masuk dari Siwon. Namun kenyataannya, nihil. Tak ada apapun disana.

 

Gadis itu menyeret kakinya berjalan keluar kamar. Aroma masakan dari arah dapur menyambutnya. Dengan gesit, gadis itu melangkah ke dapur dan mendapati Ri Ra bersama Han ahjumma – bibi yang membantu mereka membereskan dorm- sedang membuat sarapan disana.

 

Sung Rin membuka pintu kulkas dan mengambil sebotol air mineral. Menegaknya dengan cepat hingga sebagian menetes membasahi kaos oblongnya yang kebesaran. Dia hanya mengangguk singkat saat Han ahjumma dan juga Ri Ra menyapanya. Lalu Sung Rin berjalan kembali ke ruang TV. Menyalakannya.

 

“Oh, selamat pagi” Sapa Hyuna yang baru keluar dari kamarnya, disusul Yeon Hwa dibelakangnya. Sung Rin mengernyitkan dahinya saat melihat sang leader dan magnae itu sudah rapih sekali.

 

“Mau kemana?”

 

“Membeli perlengkapan dapur, Ri Ra bilang sudah mulai habis”

 

Sung Rin hanya mengangguk mengerti. Tiba tiba Yeon Hwa mendatanginya.

 

“Apa?” tanya Sung Rin datar

 

Eonnie, kau sudah melihat kehebohan di twitter pagi ini?” tanya Yeon Hwa sembari menunggu Hyuna yang masih mencari jaket beludru cream miliknya yang tak kunjung ditemukan.

 

“Memangnya ada apa?”

 

“Siwon oppa melakukan kissing scene lagi”

 

Sung Rin memutar bola matanya malas “Hey anak kecil, bukankah dia memang sering melakukannya? Lalu aku harus apa? Marah? Dia hanya menjalani pekerjaannya, profesional” jawab Sung Rin tenang

 

Yeon Hwa mengerucutkan bibirnya “Kan aku hanya memberitahu”

 

“Yeon Hwa~ya, kajja!” Yeon Hwa cepat beranjak ketika namanya dipanggil Hyuna. Gadis itu telah menunggu di depan pintu keluar.

 

Sepeninggal Yeon Hwa, Sung Rin menjadi gelisah tanpa alasan yang jelas. Gadis itu tanpa sadar menggigiti remote TV yang ia pegang. Tak tahu kenapa, perasaannya tak tenang. Apa tentang kissing scene itu? oh, ayolaah~ dia bahkan sudah dengan ikhlas membiarkan bibir Siwon disentuh oleh gadis gadis yang menjadi pasangan setiap drama yang pria itu mainkan. Tapi tunggu, yang membuatnya kesal bukan hanya ini. dari kemarin Siwon tak kunjung memberinya kabar dan sekarang yang ia dengar adalah kissing scene?! Yah!!

 

Sung Rin buru buru membuka aplikasi twitter di ponselnya, dan berpuluh puluh gambar adegan ciuman Siwon telah terposting disana. Membuatnya tiba tiba geram dan mengumpat dalam hati.

 

“Awas saja kau Choi Siwon!”

 

***

 

Lee Junsu menyerahkan sebotol air mineral untuk Siwon sesaat setelah sang sutradara mengatakan ‘cut’ di tengah jalannya shooting hari ini. Asisten pribadi Siwon itu lalu menyerahkan sebuah iPhone berwarna gold pada sang empunya.

 

Siwon tersenyum saat melihat tak ada satupun pesan atau panggilan masuk dari Sung Rin. Pria itu tak habis pikir, Sung Rin benar benar menjaga harga dirinya. Gadis itu rela tak menghubungi Siwon duluan walaupun Siwon yakin bahwa Sung Rin merindukannya setengah mati, sama seperti dirinya. Hampir  1 bulan mereka tidak bertemu karena kesibukan Siwon yang menggila, dan terakhir Siwon menanyakan kabarnya adalah dua hari yang lalu, itupun hanya lewat sms.

 

“Apakah shooting hari ini sudah selesai, Hyung?” tanya Pria berlesung pipi itu pada Junsu

 

“Ya, shooting akan dilakukan kembali besok malam. Jadi sekarang kau memiliki free time

 

“Apa kau tahu toko perhiasan yang bagus disini?”

 

Junsu tampak berpikir sebentar, sebelum akhirnya ia mengangguk “sepertinya aku tahu. Kau mau kesana sekarang?”

 

“Ya. Kupikir lebih cepat lebih baik” kata Siwon tersenyum

 

Aigoo, uri Siwon benar benar sudah besar sekarang” goda Junsu yang hanya ditanggapi kekehan oleh Siwon.

 

“Baiklah, ayo kita kesana sekarang”

 

Siwon tiba di tempat tujuan. Pria itu masuk bersama Junsu. Bangunan sederhana yang berdiri di pusat kota Taiwan itu tampak mengaggumkan. Di dalamnya terdapat ratusan diamond, berlian, perak, dan emas yang Siwon yakin harganya bisa setara dengan helikopter helikopter koleksi ayahnya dirumah.

 

Seorang pelayan menyambutnya saat matanya tengah gencar menilik satu persatu cincin berkilau yang ada di etalase mewah dihadapanya. “Maaf tuan, ada yang bisa saya bantu?” tanya pelayan berseragam hitam tersebut. Siwon tersenyum manis, menampilkan dimplenya yang membuat sang pelayan toko kewalahan untuk sesaat. Ya Tuhaaan.. pesonamu Choi Siwon!

 

“Saya mencari cincin”

 

“Untuk?”

 

“Calon pendampingku” ucap Siwon yakin

 

Pelayan itu tersenyum “Jika boleh saya tahu, apa anda mempunyai keinginan tersendiri untuk spesifiknya?”

 

Siwon tampak berpikir sejenak. Ia tahu, Sung Rin bukanlah gadis yang suka dengan perhiasan yang terlalu glamour dan mewah. Itu terlalu mencolok, katanya. Gadis itu lebih suka sebuah diamond simple yang akan cantik jika dikenakan.

 

“Aku ingin cincin yang terlihat sederhana, namun tampak cantik dan bersinar” pelayan itu kembali tersenyum, kemudia ia membawa Siwon ke etalasi sebelah kiri. Disana terdapat beberapa cincin yang terpisah dari yang lainnya. Dan Siwon mengenali salah satunya.

 

“Bukankah itu Tiffany Oval Diamond ?”

 

Pelayan itu masih dengan tersenyum mengiyakan pertanyaan Siwon.

 

Tiffany Oval Diamond terpajang disana. Cincin yang sengaja dibuat dalam dua bentuk, yaitu eval dan segiempat. Terbuat dari platinum dan didalamnya bahkan terdapat berlian senilai 14,79karat. Dan Siwon tahu akan harga Tiffany Oval Diamond, pasalnya sang ayah memberikan ibunya ini saat hadiah ulang tahun pernikahan mereka dua tahun yang lalu. 17,25 miliar. Fantastis bukan?!

 

Matanya menangkap satu buah cincin yang menarik perhatiannya. Sederhanya, namun terlihat elegan dan berkelas. Terdapat beberapa mata di kanan dan kiri dari pusat cincin tersebut. Sebuah diamond terlihat berkilauan dengan ukuran bulat yang sempurna. Siwon seperti terhipnotis pada cincin itu, dia menyukainya! Sangat! dan Sung Rin pasti sangat cantik mengenakan ini.

 

Sang pelayan seakan tahu kemana arah mata Siwon sehingga dengan baik hatinya ia mengambil cincin itu, meletakkan diatas etalase dan menunjukkannya tepat di depan Siwon.

 

Round Brilliant Platinum di bawah bendera De Beers yang berada di ‘puncak klasemen’ Inilah cincin paling mahal sedunia, dengan tampilan yang penuh kharisma bagi siapapun yang melihatnya. Cincin ini menampilkan berlian sempurna D-grade yang diinginkan hampir setiap orang. Cincin platinumnya terdiri dari berlian-berlian senilai 9 karat” jelas pelayan itu.

 

“Kau berminat, Tuan?” tanyanya sopan. Siwon mengangkat wajahnya yang sedari tadi memperhatikan ukiran cincin tersebut. Menatap lurus kedepan mencoba meyakinkan dirinya bahwa ia mengambil langkah yang tepat. Menikah.. Dengan ini, ia bisa mengikat Sung Rin untuk tetap diam pada posisinya dan tak pernah lari menjauh dari jangkauannya.

 

Untuk kedepan, ia bersumpah dalam hati tidak akan memberitahu berapa harga cincin itu pada Sung Rin, Siwon yakin gadis itu pasti dengan sangat tidak sopan akan menolak pemberiannya. Atu yang lebih parah, dia akan marah dan meneriaki Siwon. Ia tersenyum geli sendiri jika membayangkannya. Tapi demi Tuhan, Siwon sudah benar benar jatuh hati pada cincin itu. sangat.. indah!

 

“Aku mau yang ini” kata Siwon pada sang pelayan.

 

“Baiklah, tunggu sebentar Tuan”

 

15 menit kemudian, Siwon dan Junsu keluar dari toko perhiasan itu dan masuk ke dalam van hitam yang terparkir di depannya. Dalam perjalanan kembali ke hotel, Siwon kembali memperhatikan cincin itu dengan seksama, kedua sudut bibirnya tertarik membentuk sebuah senyum. Round Brilliant Platinum berhasil ia bawa untuk Sung Rin dengan menukarkan uangnya senilai 21,16 miliar !

 

“Tunggu aku sebentar lagi, Sung Rin~ah”

round_brilliant_cut_diamond_berrys-Jewelry

***

 

 

Sungrin membuka pintu dorm saat dirasa ada yang memencet bel. Gadis itu mengembangkan senyumnya saat melihat sesosok bertubuh jakung tengah berdiri di depannya dengan sebuket bunga mawar merah.

 

“Untukmu” ujarnya menyerahkan bunga itu pada Sungrin. Gadis itu tertawa pelan, mengambilnya dengan cepat.

 

“Kau tahu aku tidak suka barang seperti ini Yi Fan, tapi kau selalu saja membawakannya untukku”

 

“Yah, kufikir aku bisa merubahmu menjadi wanita sungguhan jika aku terus terusan membawakan bunga” canda pria itu yang di balas tinjuan manis oleh Sungrin di lengannya.

 

“Maksudmu aku ini wanita jadi jadian?”

 

“Bisa jadi” kekehnya.

 

“Masuklah”

 

Kris melangkah masuk, berhenti sebentar untuk melepas sepatunya dan menggantinya dengan sandal rumah.

 

“Oh, Kris. Kau disini?” Sapa Hyuna yang berjalan dari dapur membawa sekotak ice cream vanilla kesukaannya.

 

“Ya noona

 

Hyuna mengangguk singkat, lalu berjalan santai ke arah kamarnya. Meninggalkan Sungrin dan Kris di ruang tengah bercengkrama melepas rindu. Melepas rindu? Hey, siapa yang menyangka jika mereka sudah saling mengenal sebelum ini. Kris adalah tetangga Sungrin saat di luar negeri dulu. Hubungan mereka sangat dekat hingga akhirnya Kris kembali pindah ke Mandarin. Dan sepertinya Tuhan memang menakdirkan mereka bertemu kembali. Jadi disinilah mereka. Bersama sama menjalani gemerlap dunia dengan merintis karir sebagai seorang superstar.

 

“Kenapa kau bisa kemari?” tanya Sungrin penasaran

 

“Ya ampuuuun. Aku kan sudah mengirim pesan padamu sebelum aku kemari”

 

“Yah~ bukan itu maksudku. Kudengar EXO akan melakukan konser solo. Dan seharusnya kau berlatih bersama mereka sekarang. Bukannya kelayapan dan mencariku”

 

Kris tersenyum samar. Mendadak pria itu diam dan membuat Sungrin sedikit khawatir.

 

Gwenchana? Apa terjadi sesuatu?”

 

Ani. Hanya saja aku sedang lelah dan manager memberiku libur. Untuk itu, aku bermaksud mengajakmu jalan jalan hari ini”

 

Sungrin mendengus “Huh, enak sekali bisa libur” kemudian gadis itu menoleh cepat ke arah Kris “Jalan jalan? Serius?”

 

“Ya, jika kau ada waktu”

 

Sungrin menimbang nimbang tawaran Kris. Tergiur untuk mengiyakan ajakan pria bertubuh jakung itu. Baru nanti malam dia dan member lainnya akan menghadiri acara penghargaan di sebuah stasiun TV. Sepertinya tidak masalah jika gadis itu keluar sebentar. Lagipula, sudah lama sekali dia tidak menghabiskan waktunya dengan Kris. Si tubuh jakung yang dari dulu begitu perhatian padanya.

 

“Kurasa bukan ide yang buruk. Tapi..” Sungrin melirik arlojinya sebentar, menunjukkan pukul 8 pagi. Ya ampuun, pria itu pagi sekali sudah mengunjungi dormnya.

 

“Aku harus sudah ada didorm kembali sekitar jam 4 sore. Oke?”

 

As your wish” Kris tersenyum

 

***

Kedua sejoli itu berjalan sedikit berlari di sepanjang jalan berpasir siang itu. Pohon pohon yang tumbuh besar di kanan kiri mereka membuat keduanya terlindung dari terik sinar matahari. Tak banyak pengunjung hari ini, namun tetap saja seorang superstar harus berpakaian layaknya ‘idola’ saat berjalan di tempat umum seperti ini. well, bukankah papparazzi dimana mana?

 

“Kita istirahat dulu. Aku lelah” keluh Kris terengah engah sambil menumpukkan tangannya di kedua lututnya.

 

Sungrin yang berada beberapa langkah di depannya menoleh, tersenyum samar walaupun nafasnya juga terengah. Tapi tidak separah Kris.

 

“Ya ampun, Kau itu laki laki atau bukan sih Wu Yi Fan? Begitu saja lelah” ejek Sungrin

 

“Yah! Seharusnya aku yang bertanya. Kau itu gadis macam apa? Kau tidak sadar kita sudah berlari lari tak tentu arah sejak menginjakan kaki disini” keluh Kris

 

“Yi Fan, Yi Fan. Sebenarnya apa saja yang kau pelajari saat di trainee. Ckckck”

 

“Terserah kau mau bilang apa, aku ingin istirahat dulu” kata Kris sambil berjalan tertatih ke arah bangku panjang yang berada di sampingnya. Sungrin menghela nafasnya mengalah, lalu menyusul Kris yang sudah terlebih dahulu duduk.

 

Mereka terdiam menikmati sapuan angin yang berhembus perlahan. Keduanya sibuk akan pikiran masing masing. Entahlah, apa yang membuat keduanya merasa canggung seperti ini. benar benar tidak biasa. Sungrin berusaha memeras otaknya, memikirkan bagaimana cara yang ‘pas’ untuk menghancurkan atmosfer tak mengenakkan ini.

 

“Aku akan pergi” kata Kris tiba tiba, membuat Sungrin tiba tiba menoleh.

 

“Eh? Kemana?”

 

“Entahlah, aku sendiri tidak tahu” jawab Kris gamang. Sungrin mendengus, merasa dipermainkan.

 

“Berhenti menggodaku. Kau membuatku terkejut” kata Sungrin. Kris tersenyum kecut “Yah.. aku memang menggodamu” kata pria itu lantas mencubit pelan hidung mancung Sungrin membuat gadis itu terperanjat.

 

“Yaah! Berhenti mencubitku seperti itu. kau tahu itu sakit!” Kris terkekeh

 

“Aku hanya memastikan, hidungmu itu masih asli kan?” tawa Kris meledak melihat Sungrin yang melotot tajam kearahnya.

 

“Aku tidak melakukan perubahan apapun pada tubuhku Wu Yi Fan!” sentak Sungrin yang malah membuat tawa Kris semakin keras.

 

Dan untuk setengah hari itu, Sungrin bisa melupakan kesedihannya atas Siwon yang benar benar tidak ada kabar juga sampai hari ini. entahlah, gadis itu hanya merasa lepas, bebas, dan seakan tak ada beban yang sedang memikulnya untuk beberapa saat.

 

***

Hee Chan mengambil iPhone nya yang disodorkan oleh manager Jung. Gadis itu membuka menu camera dan mulai mengarahkan 180 derajat diatas kepalanya, membuat pose secantik mungkin dan mengambilnya. Kegiatanya terintupsi saat dengan tiba tiba Hyuna mengambil ponsel Hee Chan.

 

Eonnie!”

 

“Kau suka selca sekarang? Ckckck” Hyuna menggeleng gelengkan kepalanya. Hee Chan menghela nafasnya, memangnya kenapa jika dia sedang ingin berfoto. Memang hanya leader mereka itu saja yang bisa berselca seenaknya?

 

Eonnie, kita foto bersama ya?” tawar Hee Chan kemudian, membuat raut wajah Hyuna berubah seketika.

 

“Baiklah, karena kau memaksa aku jadi tidak bisa menolaknya” Hee Chan hanya mengerjapkan matanya tak percaya, sementara Yeon Hwa yang memperhatikan tingkah eonniedeulnya itu hanya terkekeh disamping mereka. Tinggal sentuhan terakhir pada rambut Yeon Hwa, maka gadis itu selesai. Sama seperti member Black Roses lainnya yang kini sudah tampil cantik dengan balutan gaun mereka masing masing. Acara penghargaan memang biasanya menggunakan pakaian yang formal bukan?

 

Semuanya kemudian berkumpul saat manager mereka mengatakan bahwa kelimanya sudah harus berangkat ketempat acara. Manager Jung menutup sambungan teleponnya sebelum beralih menatap member Black Roses dengan sendu. Wanita itu menghela nafasnya sejenak.

 

“Apa terjadi sesuatu eonnie?” tanya Ri Ra yang menyadari perubahan wajah managernya

 

“Ada sedikit masalah pada management. Berita nya sudah tersiar di berbgai media sosial, dan sedang menjadi topik hangat dikalangan fans maupun netizen

 

“Masalah apa? Apa buruk?” tanya Hyuna

 

“Yah, sepertinya. Aku akan cerita setelah acara malam ini selesai. Ayo, kita ke van sekarang”

 

Mereka semua berjalan menuju van, sesaat Hee Chan menghentikan langkahnya saat sadar ponselnya bergetar. Satu pesan masuk ke sana, dan gadis itu buru buru membukanya saat tertera nama Baekhyun.

 

“Ada sesuatu yang terjadi. Kris hyung berencana menuntut SM dan memutuskan kontrak. Ya Tuhan, kami semua bingung

 

Hee Chan menutup mulutnya yang dengan sendirinya terbuka “Ya Tuhan, masalah besar”

 

 

 

Oh yeaaaah!! I’M KOMBEK GAIIISS!! ^^

Setelah berbulan bulan tak menyentuh wp akhirnya aku balik dengan special post lagi!! Sedikit penjelasan:

Cerita ini adalah cerita lanjutan dari ‘The Way To Your Heart’ tapi disini aku akan kasih cerita dengan cast per-member Black Rose’s yaaah! And the first timee… aku kasih couple nya si WonRin niiiih! Huhuyyyyy~

Jadi jadi.. buat yang baca ini kalo mau ‘ngeh’ banget gimana cerita awalnya.. monggo baca dulu TWTYH nya setelah itu baru lanjut kesini. Kkk~

Ini aku jadiin dua part yah, soalnya kalo dijadiin satu kebanyakan! Bakalan bikin boring dan gak berbobot (?) ceritanya! Haha Xd

Yaudda deh, segitu aja! Oiya.. nantikan couple yang lainnya juga ya! ^^

Ada si raja evil dan leadernim Hyun-Hyun couple (Hyuna-Kyuhyun)

Ada si pria romantis dan si polos Hae-Ra couple (Donghae-RiRa)

Ada si pemilik suara merdu dan a good dancer Hyun-Chan couple ( Baekhyun-Hee Chan)

Dan ada para Main dancer! Min-Hwa couple (Taemin-Yeon Hwa)

hayo.. mau siapa dulu abis ini?? wkwkwk XD

 

ps: part B akan aku post dua hari lagi! Stay tuneeee! :*

Advertisements

8 thoughts on “[Another Story of The Way To Your Heart] WonRin Moment – A Wedding? (Part A)

Add yours

  1. Hai hai hai.. Am i first? Welcomeback eon:)
    Penuh tanda tanya dari awal yang waktu donghae kyu dan siwon senyum senyum dan sempet ngehubungin tambatan hati masing masing. Apa di kehidupan nyataa terjadi juga yaa? ‘.’
    I be waiting part B. Semoga bisa lebih panjang dari ini hehehe :p

  2. Ya ampun!!!! Cincin yg d beli siwon amazing banget harga nya. Beruntung banger sung rin punya cowok kyk siwon. Coba aja itu terjadi di dunia nyata!
    Sumpah, senyum senyum sndr kyk orang gila baca ini. Aku menunggu kelanjutan nya eonni 😉

  3. cincin nya mauuuuuu banget harganya busheettt dah mantep ye
    tak apalah holang kaya yang beli
    siap siap sung rin dilamar ama siwon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: