[Special Post ] The Way To Your Heart (Part 5)

Pictures16

Author                  : Dyah Ayu Pytaloka

Title                       : The Way To Your Heart

Main Cast            : -Lee Taemin -Park Yeon Hwa

Genre                   : Romance

Rating                   : 15

Length                  : Part

Desclimer            : This is special Post ! dan cast utamanya Lee Taemin SHINee. Special Request from my friend ‘RAW’ berharap kalian tetep suka sama karyaku. plot dan alur cerita semua murni dari pikiran aku. so, don’t plagiat okay! Comment after reading ! Khamsahamnidaaaa~ ^^

Happy Reading~

Suara lenguhan kecil terdengar dari bibir Sung Rin saat gadis itu merasakan cahaya matahari yang mengusik istirahatnya.

Perlahan lahan, Sung Rin mencoba membuka kedua kelopak matanya yang terasa begitu berat, namun memaksa ingin terbuka.

Ruangan serba putih adalah hal pertama yang dilihat Sung Rin. Bau khas rumah sakit dan selang infus yang menancap di pergelangan tangannya cukup membuat gadis itu yakin bahwasanya dia sedang berada di Rumah Sakit.

“aaaargh” Reflek, gadis itu memegang kepalanya yang terasa berdenyut tiba tiba.

Sung Rin mencoba mengingat ingat kejadian kemarin yang menjadi faktor utama dirinya bisa berada di sini sekarang. Gadis itu menoleh kesamping dan terkejut saat melihat Siwon juga sedang berbaring tak sadarkan diri disana. Salah satu Kakinya terlihat menggantung dan diperban cukup banyak.

“jadi dia yang mendorongku kemarin malam?” Sung Rin bertanya tanya

Entah untuk alasan apa, gadis itu merasakan De Javu saat ini.rasa rasanya, dia dulu pernah tidur di ranjang rumash sakit dengan seseorang di sampingnya. Persis seperti saat ini.

Tapi tiba tiba, Sung Rin memegang kepalanya erat erat. Gadis itu bahkan menggigit bibirnya dengan sangatk kuat. Kepalanya terasa sakit lagi. Tapi kali ini lebih parah. Kilasan kilasan memori otaknya yang sempat hilang kini kembali menguasai dirinya.

Annyeonghaseyo~ kami warga baru disini. Baru pindah kemarin. Bangapseumnida~”

“……”

Siwon~ah, lihat. Bukankah Sung Rin cantik eoh?

“…..”

Ya! Hwang Sung Rin ! awas kau ya. Jangan harap kau bisa kabur dariku!

“…..”

“ARRRRRRRRRRRRRRGGGGGGGGHHHHHHH !!”

Sung Rin berteriak keras. Gadis itu sungguh tidak kuat saat ini. kepalanya terasa seperti dihantam palu besar. Kenapa rasanya sesakit ini??

Kyuhyun dan Hyun Ah yang tidur di sofa terbangun karena mendengar teriakan Sung Rin. keduanya langsung berlari ke arah gadis itu dan mencoba menenangkannya.

“Sung Rin~ah ! ya ! Hwang Sung Rin ! Kau kenapa?” panik Hyun Ah. Sementara Kyuhyun sibuk memencet tombol darurat yang berada di atas ranjang Sung Rin berharap agar dokter segera datang.

“Ya! Kenapa kau bisa demam seperti ini eoh? Kalau begitu aku akan membuat diriku sakit juga agar bisa di rawat disini bersamamu”

“……”

“Sung Rin~ah, mulai sekarang kau akan kupanggil Barbie Hwang”

“…..”

“Barbie Hwang~~ ayo kita main bersama!”

“….”

“AARGH! Andweee! Hentikan hentikan ! ini sakiiit!” Teriak Sung Rin. kilasan memori lama yang kini tengah berputar di otaknya membuat gadis itu merasakan sakit yang luar biasa di kepalanya.

“s-sabarlah Rin~ah, sebentar lagi dokter kan datang” kata Hyun Ah. Gadis itu terlihat sangat sangat panik sekarang.

Kau tahu kenapa kau kupanggil Barbie Hwang? Karena wajah tirusmu itu seperti Barbie. Dan Hwang merupakan margamu~”

“……”

“Berhentilah bermimpi untuk menikah. Kita ini masih sangat kecil”

“…….”

“Jika sudah besar nanti, kau akan kupanggil Barbie Choi. Otte? Bagus kan?”

“……”

BRAAAK!

Suara keras yang berasal dari pintu masuk ruang inap Sung Rin dan Siwon mengalihkan perhatian Hyun Ah dan Kyuhyun. Dokter Lee, Dokter yang bertugas menangani Sung Rin masuk dengan terburu buru, bersama dengan beberapa suster yang membawa peralatan medisnya.

Di belakangnya, terlihat juga Yeon Hwa dan Taemin yang masuk dengan tergesa gesa.

“Eonnie, ada apa?!” tanya Yeon Hwa tak sabaran pada Hyun Ah

“Aku juga tidak tahu. tiba tiba dia seperti ini”

“Kalian, tunggulah diluar” perintah Dokter muda itu kepada Yeon Hwa, Hyun Ah, Kyuhyun, dan juga Taemin. Keempatnya pun berjalan keluar dan menunggu untuk hasil selanjutnya.

“Ini. kalung ini adalah hadiah dariku. Awas saja jika sampai hilang”

“…..”

“…..”

Oppa, besok keluarga kami akan pindah~”

“…….”

“Sung Rin~ah ! Barbie Hwang !! berjanjilah kau akan kembali !!”

Dokter Lee keluar ruangan setelah beberapa saat didalam. Membuat keempat orang yang menunggu dengan hati was was di depan ruangan itu berhambur ke arahnya.

“Dia tidak apa apa. Kabar baik, sepertinya ingatannya sudah pulih semua.dan tadi, aku sudah menyuntikan obat penenang untuknya” jelas Dokter Lee yang membuat keempat orang itu mendesah lega

“Masuklah, dia mungkin menunggu kalian” ucap Dokter Lee

Sepeninggal dokter itu, mereka pun masuk dan langsung menghampiri Sung Rin yang masih tergeletak diatas ranjang. Namun matanya sudah terbuka yang menandakan gadis itu dalam kondisi sadar sekarang.

Sung Rin tersenyum tatkala melihat orang orang yang dia kenali masuk dan menghambur ke arahnya. Apalagi sang leader yang tadi terlihat begitu khawatir. Dia langsung memeluk erat tubuh ringkih Sung Rin.

“Ya ! kau membuatku khawatir” omel Hyun Ah

“eonnie, kau sudah merasa baikan?” tanya Yeon Hwa

“ne”

“Taemin~ah kau ada disini juga?” lanjut Sung Rin. sontak, semuanya menoleh kearah Taemin. Sementara pria itu hanya menunduk malu dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

“Hehe, ne noona” balas Taemin

“ada yang kau inginkan? Makanan misalnya? Atau apa?” tanya Hyun Ah penuh perhatian

“Ani~ tapi eonnie, sebaiknya kau pulanglah dulu.Mandi dan istirahatlah. Kau terlihat kacau”

“Tidak mau, aku masih ingin menemanimu”

“eissh, aku yakin tak lama lagi juga akan banyak orang menemaniku. Kau pulanglah duluan. Ajak juga magnae kita, dia terlihat lelah”

“T-tapi__”

“Ya! Kyuhyun oppa ! antarkan eonniku pulang ke dorm. Aku tahu dia hanya menuruti perintahmu!” sembur Sung Rin ke arah Kyuhyun. Gadis itu tak memperdulikan death glare Hyun Ah yang ditujukan ke arahnya. Sementara Yeon hwa dan Taemin menutup mulut mereka berusaha menahan tawa.

“Chagiyaa~ kajja. Kau dengar sendiri kan apa yang dikatakan dongsaengmu” kata Kyuhyun pada Hyun Ah

“OMO~ apa ini hyung? Kau memanggilnya apa?” tanya Taemin terlihat terkejut. Sementara Kyuhyun hanya tersenyum dan menggerak gerakkan alisnya keatas dan kebawah. Yeon Hwa juga tersenyum penuh arti, sementara Hyun Ah terlihat kesal

“Cho Kyuhyun! Kau mau mati huh?” canda Hyun Ah yang mendapat respon tawa dari Taemin, Yeon Hwa dan juga Sung Rin

“baiklah, kami akan pulang dulu. Nanti aku akan kesini lagi membawakan beberapa barang yang mungkin kau butuhkan” kata Hyun Ah melembut pada Sung Ring

“ne, gomawoyo eonnie” jawab Sung Rin yang mendapat anggukan dari Hyun Ah

Mereka berempat pun pulang dan kini ruangan itu terasa hening kembali. Sung Rin menghela nafasnya. Suara jam dinding sangat kentara sekali terdengar. Setetes air mata jatuh dari kedua sudut mata Sung Rin. lalu, gadis itu tersenyum. Senyum yang sangat berbeda dari biasanya. Sangat tulus dan terlihat perasaan lega di dalamnya. Air mata itu juga merupakan air mata kebahagian baginya.

Sung Rin menoleh ke arah Siwon yang masih memejamkan matanya. Lekukan lekukan wajah Siwon terlihat sempurna di mata Sung Rin, apalagi kini dia melihatnya dari samping.

“Barbie Hwang mu kembali.. oppa” lirihnya

“……”

Aku tahu, Barbie Hwang-ku~

-o0o-

Yeon Hwa meletakkan handuk putih yang barusan dipakainya untuk mengeringkan rambut di atas kasur. Gadis itu lalu duduk di depan cermin rias berukuran sedang dan mulai beraksi dengan beberapa make up yang ada disana. Hari ini dia menjadi bintang tamu di ‘Radio Star’

Aktifitasnya yang sedang mengoles lip gloss pink favoritnya itu terhenti taktkala dia mengingat kejadian semalam. Terukir senyum kembali menghiasi wajahnya. Jari jari lentik Yeon Hwa pun menyusuri bagian bagian bibirnya itu. Bibir yang semalam telah tersentuh oleh seseorang.

“Kau… sangat cantik”

Perkataan Taemin semalam benar benar masih mengusiknya hingga sekarang. Semburat merah selalu muncul saat dia mengingat kejadian itu. Membuat gadis itu reflek memegang kedua sisi pipinya yang terasa panas.

“Tapi.. kenapa dia melakukan itu? Sebenarnya dia melihatku sebagai apa?” lirih Yeon Hwa. Kini, gadis itu malah bertanya tanya.

Wajar memang, seorang Pria yang tiba tiba mencium seorang gadis tanpa ada ikatan apapun bukankah patut dipertanyakan?

Hyun Ah tiba tiba masuk ke kamar dan duduk di atas ranjang. Menghela nafasnya sejenak lalu tiduran asal di atasnya.

“Eonnie, semalam apa yang kaubicarakan dengannya?” tanya Yeon Hwa.

Hyun Ah mengernyitkan dahinya heran, lalu bangun dan duduk bersila. Menatap Yeon Hwa dari belakang karena gadis itu meneruskan aktifitasnya memakai beberapa make up.

“Nugu?”

“Kyuhyun oppa” jawab Yeon Hwa santai

“Ya ! kau mengintip?”

“tidak sengaja”

“eisssh.. kau tak perlu tahu”

“ck! Arraseo. Aku pergi dulu. Hee Chan eonnie dan manager Jung sudah menungguku di loby. Annyeong”

“ne, hati hati!” seru Hyun Ah

Yeon Hwa berjalan santai menuju loby. Ponsel yang digenggamnya tiba tiba bergetar singkat, menandakan ada pesan masuk.

From: Lee Taemin

“Annyeong ! sukses untuk jadwalmu hari ini ! Ngomong ngomong, kau terlihat cantik dengan dress hijau itu ^_^”

Yeon Hwa menyunggingkan senyumnya membaca deretan kalimat yang dikirim Taemin barusan. Namun setelahnya dia sadar sesuatu, kenapa Taemin bisa tahu dia memakai dress hijau?

Yeon Hwa memalingkan kepalanya ke beberapa arah. Mencoba mencari sosok Taemin. Tiba tiba ponselnya bergetar lagi.

From : Lee Taemin

“mencariku nona Park? Aku berada tak jauh darimu, lihatlah ke belakang”

Yeon Hwa memutar tubuhnya dan menemukan Taemin berdiri cukup jauh dengannya. Pria itu melambai sekilas dan tersenyum. Yeon Hwa pun membalas senyumannya.

“Hwaiting!” seru Taemin sambil mengangkat tangannya ke atas, yang mebuat Yeon Hwa tersenyum ceria dan mengangguk.

Yeon Hwa melanjutkan perjalanannya dan menemukan Hee Chan dan manager mereka duduk bersama di loby.

“Mian membuat kalian menunggu” kata Yeon Hwa setelah sampai

“Tak apa, ayo kita berangkat sekarang”

Ketiganya pun masuk van Black Rose’s dan mobil berjalan ke tempat tujuan mereka.

-o0o-

Sung Rin duduk dengan sangat canggung di tepi ranjang rumah sakit. Tangannya terus bergerak lincah mengupas apel merah dengan pisau kecil yang sudah disediakan. Dari sudut matanya, dia masih dapat melihat Siwon yang setia menatapnya dengan tangan terlipat di depan dada dan senyum yang juga tak pernah luntur semenjak dia sadar tadi.

“I-ini apel.. yang kau mau” Sung Rin memberikan sepotong apel yang dikupasnya ke arah Siwon. Bukannya mengambil, pria berlesung pipi itu malah membuka mulutnya.

Sung Rin tahu maksudnya, tapi dia terlalu ragu untuk melakukannya. Karena tak betah berlama lama dalam situasi seperti ini, dia perlahan lahan mengarahkan apel itu ke mulut Siwon.

Siwon menyambutnya dengan senang hati. mulutnya memang masih mengunyah, tapi senyumnya benar benar tak pernah pudar.

Tangan Siwon bergerak perlahan menyentuh anak rambut Sung Rin yang sebagian jatuh menjuntai kedepan. Sehingga menutupi sebagian wajah cantik gadis itu.

“Aigoo, uri Barbie Hwang bagaimana bisa tumbuh secantik ini,eum?” goda Siwon yang membuat pipi Sung Rin bersemu merah

“Omo~ ternyata seorang rapper yang cuek bisa mengeluarkan semburat ini juga?” kata Siwon dengan nada yang dibuat buat kaget sambil menyentuh pipi Sung Rin yang memerah

“Berhenti menggodaku Siwon~ssi” kata Sung Rin berusaha terdengar dingin. Namun jadinya malah terdengar gugup.

“Ck! Barbie Hwaaaang~ kau tidak boleh memanggilku seformal itu. Mana panggilan ‘oppa’ mu untukku??” kata Siwon sambil merengek manja. Kali ini, tidak membuat Sung Rin terpesona olehnya. Melainkan terlihat ngeri akan tingkahnya yang satu ini. seorang Choi Siwon yang selalu terlihat cool dan dewasa memiliki sifat seperti ini juga? Aigoooo~

“Jangan berfikir macam macam! Aku bersikap seperti ini hanya padamu! Arrachi !” tegas Siwon melihat raut muka Sung Rin yang melihatnya ngeri

“O-oppa.. b-bagaimana kabarmu?”

Siwon tersenyum, kali ini pembicaraan akan mulai serius sepertinya. Siwon menggenggam erat tangan Sung Rin dan menatapnya dalam

“Tidak baik semenjak kau pergi meninggalkanku. Apa kau tak tahu aku hampir mati merindukanmu eoh?”

“Jeongmal? Kenapa kau seyakin itu aku akan kembali?”

“entahlah, perasaanku mengatakannya begitu”

Keduanya kembali diam, saling menikmati moment kebersamaan mereka yang sudah lama ditunggu tunggu Siwon

“Apa yang terjadi denganmu sebenarnya? “ tanya Siwon. Sesungguhnya, pria itu terlalu penasaran dari beberapa tahun lalu semenjak Sung Rin memulai Trainee nya di SM. Saat pertama kali bertemu pun, Siwon sudah mengenali kalu Sung Rin itu adalah ‘Barbie Hwang’ kecilnya dulu. Kalung pemberiannya saat itu bahkan masih terpasang erat di leher Sung Rin.

Tapi anehnya, Sung Rin yang sekarang sangat berbeda dengan yang dulu. Pendiam dan cuek, itu kesan pertama Siwon saat pertemuan mereka kembali.

Siwon juga sudah melakukan beberapa cara agar Sung Rin mengingatnya. Tapi nihil, gadis itu bahkan tak mau menatapnya. Terkesan menjauhi. Dan itu semua membuat Siwon frustasi, namun tak lantas menyerah.

Sung Rin menunduk, bahunya mulai bergetar. Dan Siwon tahu, inilah dirinya yang sesungguhnya. Hwang Sung Rin hanya bersembunyi dibalik kedoknya yang tegar. Sebenarnya, dia rapuh,terlalu rapuh.

Siwon menarik Sung Rin dalam pelukannya, membiarkan gadis itu menangis semau yang dia inginkan setelah beberapa saat, Sung Rin pun mulai tenang.

“Appa berselingkuh dengan wanita lain..” Sung Rin mulai bercerita dalam dekapan Siwon. Tangan Siwon bahkan mengelus elus punggung Sung Rin

“Malam itu, eomma memergoki appa tengah berselingkuh dengan wanita lain. Lalu dengan keadaan yang sangat emosi, eomma membawaku pergi dari rumah yang kami tinggali. Eomma mengendarai mobil dengan kecepatan penuh sambil menangis seperti orang gila. Aku hanya duduk sambil terus menerus berdoa untuk segala kemungkinan buruk yang terjadi”

Sung Rin menatap kosong gelas putih yang ada di hadapannya, seakan mengingat kembali kejadian menyakitkan itu dalam hidupnya, juga hidup eommanya.

“Aku bukan lagi seorang gadis kecil waktu itu. Yang tak tahu menahu apa yang sebenarnya terjadi. Kecewa yang teramat dalam melandaku saat mengetahui appa seperti itu. Appa yang selama ini ku hormati dan kusayangi, ternyata sama saja dengan lelaki brengsek lainnya”

Setetes air mata kembali mengalir, dan Sung Rin tak ingin repot repot untuk menghapusnya.

“sampai akhirnya, kejadian naas itu terjadi. Sebuah Truck yang melaju berlawanan arah dengan kami melaju dengan kecepatan penuh. Eomma yang terlalu terkejut dan dalam kondisi yang belum stabil membanting stir ke kanan. Mobil yang aku dan eomma tumpangi berguling beberapa kali. Aku terjepit diantaranya. Kepalaku terasa sakit dan aku tahu itu mengeluarkan banyak sekali darah akibat benturan pada aspal. Kulihat eomma sudah tak sadarkan diri di sampingku”

Siwon mengeratkan pelukannya pada Sung Rin. seakan memberitahu Sung Rin rasa penyesalannya yang teramat sangat. pria itu menyesal, seharusnya dia ada disana untuk menolong gadis itu. Dalam hatinya, Siwon bersumpah agar tidak lagi membaiarkan satu tetes darah pun keluar dari tubuh Sung Rin.

“saat itu, aku hanya pasrah. Kuserahkan semua hidupku pada Tuhan. Sampai beberapa jam kemudian kudengar suara sirine ambulance dan setelah itu semuanya terasa gelap”

“aku bangung sekitar seminggu kemudian. Dokter bilang aku koma sementara. Beruntung eomma juga tidak apa apa”

“untung ada halmoni dan haraboji yang setia menungguku dan eomma dirumah sakit. Dan sampai waktu yang lama, aku tidak melihat tanda tanda kehadiran appa untuk datang menjenguk. Setelah kami benar benar pulih, haraboji dan halmoni memutuskan untuk membawaku berobat ke Inggris. Karena kata dokter, aku menderita amnesia sementara. Tidak semua memoriku hilang, tapi sepertinya memori tentangmu hilang. Jadi itu sebabnya aku tidak mengenalimu”

Siwon melepaskan pelukannya pada Sung Rin. menatap dalam mata gadis itu lalu mengusap bekas air mata yang masih ada dipipi gadis itu.

“Tidak apa, yang terpenting sekarang kau sudah mengingatku” ucap Siwon

“sekarang, ibumu dimana?” tanya Siwon

“eomma masih di Inggris bersama Haraboji dan halmoni.terkadang, aku selalu mengunjunginya. Namun beberapa tahun ini, sangat sulit untuk kembali kesana. Waktu itu, aku memutuskan untuk kembali ke korea dan tak diduga seseorang menawariku ikut audisi yang diadakan SM. Awalnya, aku hanya sekedar mencoba. Tapi ternyata, aku bisa masuk dan yaaah.. disinilah aku sekarang”

“dan aku harus berterimakasih pada Soman sajangnim karena berkatnya aku bisa bertemu lagi denganmu”

Sung Rin tertawa kecil mendengar penuturan Siwon. Gadis itu bisa merasa lebih lega sekarang.

Siwon kembali menatap dalam kedua bola mata indah di depannya. Suara jam dindinglah yang mendominasi saat ini. keduanya telah hanyut dalam dunia yang mereka ciptakan sendiri.

“Sung Rin~ah..” lirih Siwon. Namun sangat jelas terdengar oleh Sung Rin karena jarak mereka yang kini tinggal beberapa cm.

“hmm?”

“Mianhe.. jeongmal mianhata~”

“untuk apa?”

“aku berbohong. Aku tidak bisa melindungimu”

Sung Rin tersenyum kecil. Janji yang dibuat Siwon dulu saat mereka masih kecil dan sering bermain bersama adalah ‘aku akan selalu melindungimu Barbie Hwang’ dan kini, pria itu masih mengingatnya.

“gwenchanaa~”

“Barbie Hwang~..” panggil Siwon lagi

“Sranghae~~”

Sebuah kecupan manis mendarat sesaat setelah kalimat terakhir Siwon. Sung Rin menutup perlahan kedua matanya. Dia bahkan merasakan jari jari panjang Siwon bergerak ke sisi kiri dan kanan kepalanya. Memegangnya erat agar tidak menjauh.

Mereka berdua asik dalam dunia mereka sendiri, beberapa kali berpindah arah untuk mencari celah yang benar benar nyaman.

“OMO ! Eonnie ! Oppa !”

Suara melengking Ri Ra yang tiba tiba terdengar membuat Sung Rin dan Siwon melepas paksa ciuman mereka. Sung Rin dengan terburu buru turun dari ranjang Siwon dan berjalan ke kasur tempatnya, tak lupa membawa infus nya juga.

Donghae yang datang bersama Ri Ra hanya tersenyum dan menggeleng gelengkan kepalanya melihat dua sejoli ini.

“Apa yang kalian lakukan?” tuduh Ri Ra

“Ri Ra~ya, untuk apa bertanya? Bukankah kau sudah melihatnya tadi?” bukannya salah satu diantara Sung Rin dan Siwon yang menjawab, malah Donghae yang menjawab.

“mwo? Kisseu kisseu? Eisssh..” kesal Ri Ra.

Siwon mengambil koran pagi yang tersedia diatas meja disampingnya dan pura pura membaca. Sementara Sung Rin hanya menunduk malu. Sungguh dirinya seperti seorang pencuri yang tertangkap basah.

“apa salahnya dengan kisseu hmm? Aku juga ingin melakukannya~” kata Donghae santai yang membuat semua mata melihat kearahnya kini. Donghae yang menyadari dirinya salah berucap malah tersenyum tak berdosa dan memberikan ‘peace sign’

“Kau mau? Huh? Kau mau? Dimana? Disini?” Entah kenapa, Donghae menangkap nada sinis dari Ri Ra. Kilatan marah pun sepertinya terpancar dari gadis itu. Eh? Dia kenapa?

CHU~~

Sung Rin dan Siwon melotot kaget. Sementara Donghae kini diam mematung. Apa barusan? Ri Ra? Hwang Ri Ra? Gadis itu terlalu polos atau bagaimana?

Dia bertanya dengan nada sedikit kesal pada Donghae, lalu tiba tiba mengecup bibir Donghae sekilas. Dan sekarang, gadis itu mengehentak kan kakinya pergi dari ruangan itu. ‘Sebenarnya, dia kenapa?’ batin Donghae

“A-aku harus pergi, sepertinya ada hal yang haru kuselesaikan. Yang lain akan datang sebentar lagi. Annyeong~” ucap Donghae terburu buru lalu berlari mengejar Ri Ra yang lebih dulu meninggalkan ruangan.

-o0o-

4 bulan berlalu sejak kecelakaan yang menimpa Sung Rin dan Siwon. Kini, keduanya sudah aktif kembali dengan pekerjaan mereka. bahkan Siwon pun sudah pulih. Dokter Lee saja heran, kenapa proses penyembuhannya bisa secepat itu?

”Hyung , kau sudah megundang yang lainnya untuk nanti malam?” Taemin bertanya pada Key yang duduk di sofa putih di dorm mereka.

“Baru aku akan mengabarinya” jawab key dan langsung mengeluarkan ponselnya

“Tunggu tunggu, yang kau maksud ‘lainnya’ itu.. apakah Yeon Hwa salah satunya?” tebak Key

“A-aniyo.. tentu semua member nya” elak Taemin

“eissh, dasar”

“Hyung ! mau kemana?” Seru Taemin yang melihat Jonghyun sudah rapih dan bersiap akan keluar

“aku ada pertemuan dengan SM The Ballad untuk lagu baru kami”

“Jeongmal? Wuah, sukses ya !” seru Key

“oiya, Hyung. Sekalian undang mereka untuk datang ke pesta ulang tahun Key Hyung nanti malam di villa daerah gangnam yang kemarin kita sewa” kata Taemin

“eoh ! aku pergi. Annyeong!”

“eiiy, kenapa jadi kau yang bersemangat seperti ini hmm? Aku yang berulang tahun, bukan kau” kata Key setelah Jonghyun pergi.

“Tidak apa hyung, aku kan membantu. Hehe”

Suara password ditekan terdengar dari arah pintu masuk. Tak lama, telrlihat Onew yang baru datang dengan berbagai macam belanjaan ditangannya. Disusul Minho yang juga berjalan di belakang Onew dengan berbagai kantong plastik.

“Ya! Kenapa kalian diam saja? bantu kami” seru Onew sedikit kesal

“Arraseo !” jawab Taemin dan Key bersamaan

Disisi lain, ruang latihan Black Rose’s masih terus memperlihatkan kegiatan mereka yang sedang berlatih.

“One, two, three, four , five, six, seven, eight, one two___”

Suara Yeon Hwa terdengar di tengah latihan dance untuk single baru mereka.tepukan tangannya terdengar nyaring dan membantu yang lainnya untuk menghafal gerakan dengan mudah.

“sekarang kita coba pakai music” kata Hee Chan, dan semuanya setuju

“One, two, three, four , five, six, seven, eight.. One, two, three, four , five, six, seven, eight.. One, two, three, four , five, six, seven, eight..”

Semuanya mengucapkan ketukan itu dalam diam. Ketukan ketukan itu bertujuan untuk mempermudahkan mereka berpindah posisi atau melakukan gerakan yang lainnya. Tidak begitu sulit karena mereka sudah sangat sering dilatih untuk hal seperti ini.

“Okay, Break time” seru Hyun Ah dan kemudian yang lainnya berhamburan ke sekitar ruangan.

Hyun Ah langsung berlari mengambil ponselnya dan tersenyum sendiri melihat beberapa pesan yang masuk. Sung Rin mengambil handuk kecilnya tak lupa iPod kesayangannya dan duduk di atas lantai.

Hee Chan masih melakukan beberapa gerakan yang sulit dia hapal. Ri Ra mengambil air minumnya dan duduk di samping Yeon Hwa yang juga tengah meneguk air mineralnya.

“eonnie, kudengar saat dirumah sakit waktu itu, kau mencium Donghae oppa. Benarkah?” tanya Yeon Hwa penasaran

“A-aniyoo.. kau jangan percaya berita macam itu” elak Ri Ra

Yeon Hwa hanya mengangguk, sebenarnya dia tahu dari Sung Rin. dan Yeon Hwa fikir, Sung Rin bukanlah tipe orang yang sering membual untuk hal hal seperti itu kan?

Tiba tiba, kelima ponsel gadis gadis itu berbunyi. Sontak, mereka semua langsung mengambil ponsel masing masing dan membuka pesan yang mereka dapatkan secara bersamaan.

“Invitation Card : SHINee Key Birthday Party”

Glossmarry Villa, Gangnam.

Tonight, at 7 PM !

Don’t be late guys !!!!  ^_^

Kelima gadis itu bertatapan satu sama lain setelah membaca pesan masuk itu. Perlahan, kelimanya menyunggingkan senyum dan melemparnya satu sama lain

“PARTY TIMEEEEEEEEE!!”

-o0o-

Yeon Hwa, Hee Chan dan Ri Ra turun dari Van mereka. ketiganya menapakkan kakinya tepat di red carpet yang menghantarkannya masuk kedalam.

Suasana sudah sangat ramai, terlihat semua artis SM hadir lengkap dengan beberapa staff. Juga ada beberapa artis lain yang Yeon hwa fikir adalah kenalan Key.

Sejujurnya, Yeon hwa tidak pernah berpikir akan menjadi salah satu orang di tengah tengah artis papan atas ini. yang dahulunya hanya bisa Yeon Hwa saksikan di layar laptop hitam kesayangannya. Dan surprisingly , sekarang dirinya benar benar berada ditengah tengah mereka.

Hee Chan melempar senyum ke salah satu sudut yang dipenuhi dengan segerombolan pria pria tampan di sana. Baekhyun membalas senyum itu dengan wajah yang sumringah, rasa rasanya ingin sekali pria itu berjalan mendekat dan bilang pada Hee Cha ‘malam ini kau terlihat cantik!’ tapi pria itu tak punya keberanian yang cukup. Menganggumi seorang wanita dan bilang bahwa wanita itu cantik bukan berarti kau menyukainya kan? Pertanyaan retoris itu tiba tiba saja muncul di benak Baekhyun

“Hey !” seseorang memanggil mereka di tengah ramainya orang di villa yang cukup besar ini.

Yeon Hwa, Hee Chan dan Ri Ra berjalan mendekat ke arah Taeyeon yang sedang berbincang bincang dengan beberapa member SNSD juga F(X) di tepi kolam renang yang sudah dihias seindah mungkin.

“Eonnie!” seru Ri Ra

“kenapa kalian datang bertiga? Kemana Hyun Ah? Juga Sung Rin?” tanya Victoria

“huh, mereka berangkat dengan pasangannya masing masing” kata Ri Ra sambil mengerucutkan bibirnya

“Nugu?” tanya Luna

“Tentu saja Hyun Ah eonnie bersama Kyuhyun oppa, dan Sung Rin eonnie bersama Siwon oppa” jawab Hee Chan

“Jeongmal? Woah~ daebak!” seru Sooyoung

“huaa, aku kan juga mau” kata Ri Ra sedikit manja

“ya eonnie! Bukannya kau menolak saat Donghae oppa mengajakmu berangkat bersama?” kata Yeon Hwa, bermaksud menggoda Ri Ra

“A-ani.. siapa bilang dia mengajakku berangkat bersama?” gugupnya. Kini semburat merah sudah timbul di pipi Ri Ra dan membuat semua orang yang melihatnya tertawa

“Oh ! lihat lihat ! mereka datang !” seru Sulli

“Aaa.. yeppudaa~~” pekik Jessica melihat Hyun Ah yang berjalan mengapit lengan Kyuhyun dan Sung Rin yang mengapit lengan Siwon. Kedua pasangan itu nampak serasi sekali malam ini. membuat beberapa pasang mata menatap iri kearah mereka.

Memang sudah menjadi rahasia umum jika Kyuhyun-Hyun Ah juga Sung Rin-Siwon menjalin hubungan. Berita ini sempa memanas hingga beberapa minggu, namun akhirnya keadaan membaik. Dan untungnya, perusahaan tak melarang mereka untuk berpacaran.

“Oh ! annyeong !” seru Hyun Ah kepada gadis gadis yang tengah berbinvang bincang tadi. Dia dan Kyuhyun pun berjalan menghampiri mereka, disusul dengan Sung Rin dan Siwon

”Kalian ! jangan membuat iri disini” canda Victoria

“algassemida sajangnim!” jawab Siwon sedikit membuat lelucon dan menimbulkan beberapa kekehan kecil dari yang lainnya.

“makannya, carilah pasangan” tegur Kyuhyun

“Banyak yang mengantri untukku. Tapi masih kutahan karena ingin sendiri”

“eiish, alasan”

Hyun Ah mencubit pelan pinggang Kyuhyun agar tak mengeluarkan kalimat tajamnya saat ini. mengingat kisah cinta Victoria dan Nickhun yang baru kandas beberapa minggu lalu.

‘AAAAAAAAAA’

Semua orang menatap Yeon Hwa yang tiba tiba berteriak dan mendapati gadis itu tengah dijambak dan diseret menjauh dari yang lainnya.

“Ya !” seru Hee Chan

‘PLAAAAAK’ !

Satu tamparan keras mendarat dipipi Yeon Hwa, gadis itu terlihat memegang pipinya yang terasa panas dan perih.

“Son Naeun ! apa yang kau lakukan !!” bentak Hyun Ah pada Naeun sambil menjauhkan gadis itu dari Yeon Hwa. Entah bagaimana ceritanya gadis bermarga Son itu tiba tiba disini dan menimbulkan keributann. Sementatra para wartawan yang memang ada disana dengan sigap langsung mengambil gambar kejadian itu. Tentu keributan yang ditimbulkan Naeun akan memudahkan wartawan wartawan itu mendapatkan uang kan?

Naeun memang berhasil mundur beberapa langkah, namun mata tajamnya terus menatap Yeon Hwa dengan nafas yang tak beraturan. Penampilan gadis itu memang terlihat anggun dengan gaun cokelatnya, namun sikapnya seperti orang kesetanan.

“LEPASKAN AKU ! BIARKAN AKU MEMBERI PELAJARAN PADA WANITA JALANG INIIIIII!” teriak Naeun sejadi jadinya sambil terus melangkah ke arah Yeon Hwa

Changmin dan Jonghyun yang berada tak jauh dari mereka membantu Hyun Ah menahan Naeun untuk berjalan mendekati Yeon Hwa. Sementara gadis itu kini berusaha berdiri dengan baik dan mengatur nafasnya. Mengontrol emosinya agar tidak gegabah dan melihat aksi apalagi yang dilakukan Naeun dengannya. Ri Ra membantu memegang sisi kiri tubuh Yeon Hwa agar gadis itu masih bisa berdiri dengan seimbang.

“KAU !! BERANI BERANINYA KAU MEREBUT TAEMIN DARIKU HUH?! TAEMIN MILIKKU ! HANYA MILIKKU KAU TAHU!!” Naeun berteriak. Blitz camera terus menerus datang dari berbagai arah.

“JAUHI DIA ! JAUHI TAEMIN! DASAR WANITA JALANG !”

‘BYUUUUUUUUUUUUUUUUURRRRRRR!!’

Semua orang memekik terkejut atas perbuatan Naeun. Gadis itu dalam sekali hentakan melepaskan pegangan Changmin dan Yunho lalu mendorong Yeon Hwa ke dalam kolam.

“Ya ! Park Yeon Hwa!!” teriak Ri Ra

“Son Naeun! Kau keterlaluan !” bentak Hyun Ah pada Naeun

“Apa ini? sekarang k-kau.. kau bahkan membelanya eonni? Huh, tidak kusangka”

“berhenti bicara ! sekarang pulang !”

“ANIYOO!! “

‘BYUUUUUUUUUUUUURRRR’

“Taemin~ah!” teriak Key

Semua orang menatap Taemin yang baru saja turun dari lantai atas dan tiba tiba saja langsung terjun ke dalam kolam untuk menyelamatkan Yeon Hwa. Taemin tahu, gadis itu tidak bisa berenang. Dan kolam ini cukup dalam.

Naeun menatap terkejut pemandangan itu, ini bukan seperti apa yang diharapkannya.

Minho melepas jasnya dan mencoba melompat juga, namun seseorang menahannya

“Biarkan dia. Kau jangan mempersulit masalah” tegur Siwon dan Minho dengan terpaksa menurutinya.

Taemin mengangkat tubuh basah Yeon Hwa ke permukaan. Yeon Hwa sendiri sudah tidak sadarkan diri. Kini, semua orang mengelilinginya.

“Ya! Yeon Hwa~ya, Yeon Hwa~ya sadar sadar !” seru Hee Chan sambil menepuk nepuk pelan pipinya

Sung Rin dengan sigap menekan nekan perut Yeon Hwa beberapa kali berharap gadis itu bisa memuntahkan air yang di telannya.

“Dia butuh nafas buatan!” seru Sung Rin

Menengar itu, Taemin langsung menerobos masuk kerumunan orang disana dan duduk di samping tubub Yeon Hwa, tak memperdulikan keadaan dirinya yang sekarang ini juga basah kuyup. Dengan sigap, Taemin memposisikan dirinya di hadapan wajah Yeon Hwa dan langsung memberinya nafas buatan.

Beberapa kali mencoba hingga akhirnya air yang sempat diminum Yeon Hwa bisa dikeluarkan dan gadis itu tersadar walau dengan keadaan yang masih terbatu batuk. Semua orang disana bisa bernafas lega sekarang.

Minho melihat miris pemandangan di depannya, sedikit perasaan yang mengganjal timbul saat melihat Taemin memberi nafas buatan untuk Yeon Hwa. Sementara Naeun, dia juga menatapya miris. Taemin bahkan sempat melihatnya, namun memilih membuang muka.

Minho mencoba mengontrol aliran darahnya yang berdesir dan emosinya mulai naik entah karena apa. Dia memalingkan wajahnya dan mendapati Naeun juga berdiri diam seperti patung disana. Dengan inisiatifnya sendiri, Minho mendekati Naeun dan menarik tangannya menjauh.

“Ya! Lepaskan ! Lepaskan aku !!” berontak Naeun

“Diamlah ! aku menyelamatkanmu dari rasa malu yang akan kau dapatan jika kau terus berada disana!” bentak Minho dan membuat Naeun diam seketika

“Masuk! Aku akan menganyantarmu pulang !” perintah Minho pada Naeun. Kemudian, Minho pun mengatar gadis itu pulang

Sementara itu, semua member Black Rose’s mengantar Yeon Hwa mengeringkan tubuhnya juga mengganti bajunya di sebuah kamar.

“Aish ! bagaimana bisa gadis gila itu disini?” kesal Hee Chan

“Lalu membuat kekacauan di pesta ini! huh” tambah Ri Ra

‘TOK TOK TOK’

Suara ketukan dipintu membuat Hyun Ah berlari kecil untuk membukanya dan menemukan Kyuhyun disana dengan membawa beberapa potong dress.

“Gomawoyo oppa, aku akan mengurus masalah ini dulu” kata Hyun Ah pada Kyuhyun

“Ne, jaga dongsaengmu dengan baik. Dia terlihat sangat tertekan” saran Kyuhyun kemudian pergi meninggalkan para gadis itu

“Ayo kita pilihkan baju untuknya, bagaimanapun juga acara ini harus tetap berjalan dan Yeon hwa tidak mungkin tampil dengan baju basah kan?” kata Hyun Ah kepada semua dongsaengnya

“darimana kau dapatkan ini eonnie?” tanya Sung Rin

“kebetulan butique eommanya Kyuhyun ada di dekat sini dan aku minta tolong padanya agar membawakan beberapa potong gaun. Sudah jangan banyak tanya, ayo pilihkan”

Mereka pun kini sibuk merias Yeon Hwa kembali dan setelah setengah jam berlalu kini Yeon Hwa terlihat sangat sempurna. Bahkan lebih cantik dari sebelumnya.

“Kajja!” seru Ri Ra

“Kau benar tidak apa apa?” tanya Hee Chan pada Yeon Hwa

“ne eonnie, aku baik baik saja”

“Baiklah, ayo turun”

Mereka semua turun dan mendapat beberapa perhatian dari orang orang dibawah sana karena suara heels mereka yang beradu dengan lantai. Namun, yang menjadi pusatnya adalah Yeon Hwa. Gadis itu benar benar  memukau saat ini.

Taemin merasakan darahnya berdesir hebat melihat sosok Yeon Hwa yang dengan anggungnya turun dari tangga. Dadanya bergemuruh saat mendengar suara sepatu Yeon Hwa yang teratur. Matanya tak beralih satu centi pun dan hanya menatap pada satu titik, Park Yeon Hwa

Gaun putih gading yang menutupi hingga kaki jenjangnya benar benar membuat gadis itu terlihat menawan. Gaun tanpa lengan yang dihiasi mutiara cantik melingkar di bagian pinggang nya itu sangat pas ditubuh Yeon Hwa. Kulit putihnya semakin terlihat bersinar saat memakainya. Rambut gelombangnya dibiarkan tergerai dan di sisi kiri kepalanya diberikan jepit berbulu berukuran sedang yang berwarna senada dengan gaunnya. Heels hitamnya terlihat mencolok malah semakin membuatnya menawan.

Onew menyentil dahi Taemin sekilas untuk membuatnya kembali ke dunia nyata sekarang

“Hyuuung~” protes Taemin

-o0o-

“Saengil chukkae hamnida..

Saengil Chukkae hamnida..

Saranghaneun Kim Kibuuuuum~~~

Saengil Chukka hamnidaaaaaa”

Riuh tepuk tangan berkumandang sesaat setelah Key meniup lilin berbentuk angka ‘23’ di atas cake besar di depannya.

“Lets Time to party guuuuuyss!!” teriak sang empunya pesta. Kemudian suara music dari DJ mulai terdengar dan suasana kini sangat heboh.

Yeon Hwa berjalan ke taman belakang villa. Masih tertekan dengan apa yang baru saja menimpanya. Sudah dipastikan berita ini akan menjadi deadline utama besok. Besok? Sekarang saja sudah menjadi TTWW di twitter.

“Boleh aku duduk disini?”

Yeon Hwa mendongak saat sebuah suara seakan bertanya padanya. Gadis itu menemukan Taemin yang kini juga sudah mengganti pakaiannya

“pergilah” cukup stu kata yang diucapkan Yeon Hwa, namun memiliki banyak arti

“Yeon Hwa~ya aku__”

“Aku pergi !” Yeon Hwa memmotong ucapan Taemin lalu berdiri dan mulai melangkah pergi. Namun, Taemin dengan sigap menahan lengannya.

“Lepaskan” lirih Yeon Hwa, namun sarat akan emosi

“Dengarkan aku!” pekik Taemin tiba tiba

“APA? APA YANG HARUS KUDENGAR LAGI HUH? TAK CUKUPKAH KAU MELIHATKU DI PERMALUKAN DI DEPAN BANYAK ORANG TADI ?OLEH SESUATU YANG BAHKAN MUNGKIN AKU SENDIRI TIDAK MELAKUKANNYA?”

Air mata Yeon Hwa tumpah, kini gadis itu meluapkan seluruh emosinya yang sempat terpendam.

“Lee Taemin, kumohon lepaskan aku. Jebaaal~”

Yeon Hwa beringsut duduk menjongkok (?) di tanah. Tangisannya pun semakin menjadi. Taemin benar benr tidak tahan melihat Yeon hwa begini. Hatinya bahkan lebih sakit saat melihat Yeon Hwa terpuruk seperti ini. Rasa rasanya, Taemin lebih memilih dirinya yang dipermalukan seperti tadi ketimbang gadis itu. Dan sekarang, Taemin bahkan rela melakukan apapun untuk membuat tangis Yeon Hwa mereda, karena sungguh.. melihat Yeon Hwa seperti itu benar benar menyakitkan Taemin.

Dengan sigap, Taemin menarik paksa tangan Yeon Hwa agar berdiri. Dia langsung memeluk erat tubuh Yeon Hwa yang bergetar hebat. Yeon berontak minta dilepaskan, tangannya terus menerus memukul kecil dada bidang Taemin

“Lepaskan! Lepaskan aku!!”

Suara Yeon Hwa mulai melemah, gadis itu terlalu rapuh saat ini. dan dia lebih memilih diam dan tidak memberontak sekarang. karena percuma saja, itu hanya membuang buang tenaganya yang bahkan sudah tersisa setengahnya.

“Taemin~ah, bisakah kau lepaskan aku? Aku tidak ingin dianggap seperti tadi. Merebutmu darinya? Huh?” kata Yeon Hwa. Suaranya sudah kembali normal sekarang setelah beberapa saat mereka terdiam dengan posisi yang masih berpelukan

“Yeo Hwa~ya?”

“Hmm??”

“Tapi aku tidak keberatan”

Yeon hwa melepas pelukan Taemin, menatap bingung dengan apa yang diucapkan pria itu.

“M-maksudmu?”

Taemin tersenyum. Pria itu lantas menggenggam tangan Yeon Hwa dan menatap mata bulat indah yang kini menjadi mata favoritnya itu.

“Aku.. dengan senang hati jika kau memang ingin merubutku dari gadis itu”

“M-mwo?”

“dengar Yeon Hwa, apa perkataanku kurang jelas bagimu?” Taemin mengeratkan genggamannya

“rebut aku darinya, dan aku.. dengan senang hati menerimanya”

“……”

“Aku .. mencintaimu Yeon Hwa~ya”

—-

Advertisements

10 thoughts on “[Special Post ] The Way To Your Heart (Part 5)

Add yours

  1. Jadi ikut gregetan pas yeon hwa diceburin ke kolam renang ma naeun. :@
    Akhirnya taemin ngungkapin perasaan ny ma yeon hwa,

  2. naeun udah saking frustasinya dengan asmaranya yang tak berjalan mulus

    ya ampun yeon hwa kasian banget dan dengan sigapnya taemin menolongnya
    kisah mereka baru dimulai nich

    terharu jadinya

  3. Y ampun seterobsesinykah naeun sampe melakukn hal seperti itu.. y ampun dan itu taemin ngungkpin cinta m yeonwha so sweet bgtttt.. heeee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: