Another World [ Part 3/? ]

summer_times_by_pycc_wallpaper_副本_副本

Author  :               Dyah Ayu Pytaloka

Cast       :

-Cho Kyuhyun

-Choi Siwon

– Choi Sooyoung

– Kwon Yuri

PG          :               15

Genre   :               Fantasy, Romance

Note     :               Need comment, no bash , no copast, murni hasil karyaku !

Happy Reading ~~

Kini orang itu menatap kedua insan didepannya itu dengan tatapan tak percaya. Sedangkan yang ditatap sibuk membenahi pakaian mereka sambil sesekali menggerutu tak jelas.

“Apa kau gila eoh ! michosseo !” bentak Kyuhyun

“Ka..Kaliaaan. ini tiidak mungkin ! jadi kaliaaan _______”

Part 3 start~ ~

Yuri POV

Aku terduduk lemas di pinggiran kolam renang kampus ini. Sudah seminggu sejak aku kehilangan buku diary ku tapi sampi sekarang pun aku belum bisa menemukannya. Entah cara apalagi yang harus kulakukan. Aku selalu menggunakan kekuatan ku untuk berusaha mencarinya, tapi ini aneh, aneh sekali. Kenapa kekuatanku seakan tak berfungsi? Apakah buku diaryku itu berada di tangan orang yang sakti atau bagaimana sampai-sampai aku tak bisa menemukan jejaknya.

“bagaimana ini? Ini adalah hari terakhir aku berada dibumi menjalankan tugasku untuk mencari kedua guardian kerajaan. Boro boro menemukan mereka, malah sekarang alat komunikasiku itu malah hilang” aku berbicara sendiri

“hyaaa aku harus bagaimana??” lanjutku sambil menggerak-gerakan kakiku di air kolam yang jernih itu. Berharap air dingin yang menyentuh kulitku itu bisa membantu meringankan sedikit beban pikiranku.

Ingin rasanya aku menangis saat ini. Merutuki kebodohan ku sendiri karena tidak bisa menjalankan tugas dengan baik. Dan mungkin, jika sampai tengah malam nanti aku belum menemukan buku diary dan 2 guardian kerajaan RosELF, aku akan musnah menjadi butiran pasir putih yang kemudian terbang terbawa angin. Tapi, aku tidak takut untuk itu ! aku rela mati demi kerajaan RosELF

Yang membuatku sedih adalah aku tidak bisa memenuhi janjiku terhadap putri Soo. Seorang putri bijaksana yang sangat baik hati. Seorang putri yang sangat ramah dan tidak pernah sombong terhadap siapapun, apalagi rakyatnya. Seorang putri yang cantik dan juga periang. Seorang putri yang rela mengorbankan dirinya hanya demi menolongku, pelayan istana yang mungkin tidak sebanding dengan Putri Soo.

Tak terasa air mataku jatuh meluncur saat mengingat kembali kejadian pahit yang membuat sosoknya kini menjadi wanita yang murung, terpuruk dan jauh dari kata kebahagiaan. Sosok itu saat ini rapuh, sosok yang kuanggap sebagai saudaraku,adikku. Bahkan saat ini, akupun tidak tahu lagi bagaimana keadaanya.

Flashback~

Seperti biasa, pagi ini aku bersiap untuk membeli beberapa kebutuhan istana di sebuah pasar yang ada di daerah sini.

“oppa, ayo berangkat” ucapku riang pada Sungmin oppa, pengawal kerajaan yang tidak pernah absen mengantarku kemana saja.

“kajja” ajaknya lalu duduk di tempat kemudi sebuah kereta kuda kerajaan. Aku pun menyusulnya dengan duduk di kursi penumpang.

“Eonnie tunggu !” aku melihat kebelakang saat kurasa ada seseorang yang memanggilku. Aku tersenyum saat melihat Putri Soo dengan gaun putih dan mahkota kecilnya berjalan ke arah kami.

“ne tuan Putri, ada yang bisa saya bantu?” tanyaku sopan.

“aissh~ sudah berapa kali aku mengatakan untuk tidak memanggilku formal seperti itu” gerutunya

“mianhe tuan Putri. Kurasa aku tidak bisa. Itu tidak sopan menurutku” ucapku padanya

“terserah kau sajalah eonnie. Lihat bahkan aku saja selalu memanggilmu eonnie” katanya

Aku tersenyum padanya, dari kecil dia selalu memanggilku eonnie. Walaupun aku hanya seorang anak pelayan di kerajaan ini. Sewaktu kecil, kami selalu bermain bersama. Tuan Putri Soo memang orang yang tidak pernah memilih milih teman. Sampi sekarang pun, aku masih sering bermain ataupun sekedar mengobrol dengannya, layaknya seorang teman.

“Sungmin oppa, kalian mau kemana?” tanya nya pada Sungmin oppa yang sedaritadi hanya diam. Lihat, bahkan dia memanggil Sungmin dengan sebutan ‘oppa’

“aku ingin mengantar Yuri ke pasar tuan Putri. Membeli beberapa kebutuhan istana” jawabnya

“Aku ikut !” serunya kemudian.

Aku dan Sungmin oppa saling bertatapan heran, dan kembali pandanganku kulayangkan pada tuan Putri Soo yang hanya tersenyum dengan cantiknya.

“Kau yakin Putri?” tanya Sungmin oppa memastikan yang hanya dibalas dengan anggukan mantap darinya.

“Tapi..”

“kenapa? Apa kalian takut appaku akan marah? Tenang saja itu tidak akan terjadi. Lagipula appa akan senang jika aku bisa bergaul lebih dekat dengan rakyat” selanya

Aku dan Sungmin oppa seketika tersenyum. Lalu mengangguk mengizinkannya ikut bersama kami.

“tapi Putri apa kau yakin akan ke pasar dengan pakaian seperti itu?”  tanyaku seketika saat melihatnya masih mengenakan gaun putih panjangnya itu.

“ah~ iya aku lupa. Baiklah. Kalian tunggu sebentar disini. Aku tidak akan lama” ucapnya lalu berlari masuk ke dalam istana. Tak lama, Putri Soo muncul dengan pakaian santai yang membuat kecantikannya tak hilang sedikitpun.

“Kajja” ajaknya lalu kami semua pun pergi ke pasar terdekat.

-o0o-

Suasana di pasar hari ini sangat ramai. Semua orang terlihat sibuk membeli belanjaan yang mereka inginkan . aku tahu, mereka semua pasti sibuk menyiapkan hari ulang tahun kerajaan seminggu lagi. Tradisi disini, jika kerajaan berulang tahun maka semua rakyat juga ikut merayakan. Seperti pesta rakyat.

Putri Soo pun tak kalah sibuk dengan rakyatnya, dy selalu menyapa , tersenyum, dan terkadang mengajak rakyatnya untuk sekedar mengobrol. Mereka pun menyambutnya dengan senang hati. Beliau juga tak segan memilih milih bahan makanan dengan tangannya yang putih bersih. Itu yang membuat rakyatnya terkagum-kagum akan sosoknya yang dermawan dan rendah hati ini.

Tak terasa hari menjelang siang. Kami pun kembali di Istana. Suasana di Istana pun tak kalah sibuk nya. Banyak pengawal dan dayang dayang berkeliaran kesana kemari untuk mempersiapkan hari yang ditunggu tunggu itu. Sesekali mereka tersenyum saat berpapasan denganku.

“Yuri~a” panggil seseorang yang membuatku otomatis menengok ke belakang.

“ne eomma” jawabku setelah tahu eomma yang memanggil

“ah~ annyeong ahjumma” sapa tuan putri Soo dengan ramah. Eomma membalasnya sambil tersenyum.

“Yuri~a eomma perlu bicara padamu” kata eomma mendadak serius

“kalau begitu, aku akan masuk kedalam. Siapa tahu mereka membutuhkan bantuanku. Annyeong eonnie, ahjumma” kata Tuan Putri Soo pamit lalu masuk ke dalam.

“ada apa eomma? Sepertinya serius sekali” tanyaku penasaran

“ne memang~ sebaiknya kita bicara di kamar saja. eomma takut ada yang mendengar”

Aku pun hanya mengangguk dan mengikuti eomma yang masuk ke kamar kami setelah sebelumnya meletakkan belanjaan di dapur istana.

-o0o-

“MWORAGOOOOO ?!”

‘PLETAAAK’

“aissh Yuri~a, pelankan suaramu. Eomma tidak mau ada yang mendengar” ucap eomma sambil menjitak kepalaku.

“yak ! eomma~ya. Sakit tahu. kenapa kau memukul ku eoh?” protesku sambil mengusap-usap kepalaku.

“habisnya kau berisik sekali. Sudah eomma bilang pelankan suaramu” jawab eomma

“bagaimana aku tidak terkejut eomma. Apa kau bilang tadi? Putri Soo mempunyai seorang kakak? Maksud eomma Raja dan Ratu Choi mempunyai anak lain selain Putri Soo?”

“ne~ “

“lalu dimana dia sekarang? kenapa eomma bisa tahu? dan kenapa eomma memberitahuku?” cecarku pada eomma

“kau, duduklah dengan tenang. Eomma akan menceritakan semuanya padamu. Dengarkan eomma baik-baik. Arraseo !”

Aku hanya menangguk dan kemudian kembali duduk. Mendengarkan eomma yang mulai bercerita.

“20 tahun yang lalu Raja dan Ratu Choi mempunyai seorang putra tampan yang sangat mereka sayangi. Semuanya hidup dengan damai dan makmur, termasuk rakyatnya pada masa itu. Sampai pada suatu ketika, hal yang tak diinginkan terjadi. Hari itu, adalah hari perayaan ulang tahun kerajaan. Tepat di saat kembang api diluncurkan seorang pria berjubah hitam datang dan mengacaukan semuanya. Dia memporak porandakan rumah penduduk dan menyemburkan api dari tongkat saktinya. Saat itu semua pasukan di kerahkan untuk melawan pemuda itu. Tapi tak ada satupun yang berhasil mengalahkannya. Akhirnya, sang raja pun turun tangan dan berkelahi dengan pemuda misterius itu. Sampai pada akhirnya pemuda itu mengajukan sebuah penawaran bahwa dirinya ingin mengambil Pangeran Choi dari kerajaan RosELF. Hal itu tentu di tentang habis habisan oleh Raja dan Ratu. Dengan sekuat tenanga mereka berdua bersatu melumpuhkan pemuda itu, Tapi akhirnya mereka kalah dan pemuda misterius itu berhasil mengambil Pangeran Choi dari tangan Raja dan Ratu. Sebelum dia benar benar pergi, dia mengatakan bahwa suatu hari nanti Raja dan Ratu akan dikaruniai seorang putri Cantik dan dia akan kembali untuk mengambilnya dan menjadikan nya pendamping hidup. Konon, menurut cerita yang eomma dengar pemuda itu adalah titisan dari dewa naga yang dulu nya membantu leluhur desa ini membangun Kerajaan RosELF dengan persyaratan bahwa keturunannya haruslah di berikan kepada titisanya suatu saat nanti. Sampai sekarang, tidak ada yang tahu dimana Pangeran Choi berada. Tapi beberapa hari yang lalu eomma bermimpi mendapat wasiat jika Pangeran Choi berada di salah satu tempat bernama bumi. Dia juga bersama dengan Pangeran dari kerajaan seberang yang bernasib sama seperti dirinya. “

Aku hanya menganga tak percaya dengan apa yang diceritakan eomma. Benarkah? Benarkah apa yang sebenarnya dikatakan eomma ini?

“eomma? Apa Tuan Putri Soo tau tentang ini semua? Lalu apakah Raja dan Ratu tak pernah mencoba menemukan anak mereka yang hilang?” tanyaku

“entahlah, eomma juga tidak tahu apakah Tuan Putri tau atau tidak. Raja dan Ratu tentu saja mencari anaknya yang hilang. Bahkan sampai sekarang mereka masih mencarinya. Namun, tidak ada yang tahu akan hal itu. Kecuali eomma tentunya. Setelah hari itu, kejadian ini tidak pernah terdengar lagi. Ajaib sekali ! orang orang seakan tak tahu menahu apa yang telah terjadi. Tapi anehnya eomma masih bisa ingat dengan jelas bagaimana kejadian itu “

“lalu kenapa kau memberitahukan ku kisah ini eomma?”

“Yuri~ya, eomma takut perayaan seminggu lagi adalah hari dimana datangnya pemuda misterius itu lagi. Jika benar itu terjadi eomma ingin kau melakukan sesuatu. Bawa Tuan Putri Soo pergi dari tempat ini, pergi yang jauh ! selamatkan dia. Arraseo .. “

“eomma…”

“kau harus berjanji Yuri~ya. Kau tau, Raja dan Ratu adalah orang yang sangat sangat baik. Mereka berperan penting dalam hidup kita. Mungkin dengan begini kita bisa membalas jasa mereka. Jadi turuti perintah eomma, arraseo !”

“mmm ! arraseo ! aku berjanji eomma” sahutku mantap tanpa keraguan . eomma tersenyum dan lantas memelukku.

-o0o-

Hari ini adalah hari perayaan Kerajaan yang ke 237 tahun. Suasana disini ramai sekali, semua penduduk bersuka cita dan bergembira. Kulihat Tuan Putri Soo yang tengah sibuk membantu dayang dayang lain memberi sentuhan pada hiasan bunga di tengah taman kerajaan ini.

Tapi, sedari tadi perasaanku was was. Takut yang di katakan eomma benar bahwa orang misterius itu akan datang hari ini. Aku berjalan mendekati Tuan Putri Soo, hari ini aku akan berada disampingnya terus, aku akan mengawasinya. Tekadku.

“eonnie, kau disini” serunya

“ne~ kau sedang apa Tuan Putri? Bukankah harus bersiap2?” tanyaku

“ani.. masalah itu gampang. Tinggal memakai gaun yang sudah disiapkan, memakai polesan make up yang tipis dan duduk bersama appa dan eomma di sana. Hal itu tidak terlalu banyak memakan waktu eonnie. Lebih baik aku disini membantu yang lainnya” ucapnya

“arraseo, boleh kubantu?” tanyaku

“haha tentu saja eonnie. Kajja !” ajaknya

-o0o-

Saat ini aku berdiri bersama semua pengawal dan juga dayang istana di halaman kerajaan. Menunggu detik2 pelepasan kembang api sebagai tanda perayaan ini berada di puncak. Mataku tak lepas dari Tuan Putri Soo yang berdiri dengan anggun bersama Raja dan Ratu Choi di singgasana mereka. Aku sedikit merasa lega, setidaknya sampai sekarang belum ada tanda-tanda kehadiran pria misterius itu. Aku menoleh menatap eomma yang ada disampingku, dia tersenyum cantik sekali. Aku pun membalas senyumnya itu dengan mengeratkan genggaman tanganku padanya. Entahlah~ kurasa sebentar lagi hal buruk akan terjadi.

‘DUAAR DUAAR ‘ !!
‘KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA !!’

Tiba-tiba sepasang kuda hitam terbang dari langit dan seseorang diatasnya menembakkan kobaran api yang sangat dahsyat di penjuru Istana. Sontak semua orang yang tengah bersuka cita disini langsung berteriak dan lari berhamburan kemana-mana.

Kutatap eomma yang berada di sampingku dengan perasaan panik

“sekarang ~” ucapnya pelan. Tapi aku masih bisa membaca gerak bibirnya. Aku mengangguk dan berlari ke arah Tuan Putri Soo yang terlihat masih syok dengan kejadian barusan.

“Tuan Putri, ayo kita pergi !!” seruku sambil menarik tangannya

“MWOO?! Andwee  ! bagaimana dengan appa dan eomma?!”

“Sayang~ pergilah bersama Yuri. Eomma percayakan kau padanya. Pergilah, bawa ini. Temukan kakakmu?” sahut Ratu Choi yang tiba tiba

“Eomma ini sebenarnya ada apa? Kakak ? kakak siapa ? huh? Eomma !!!?”

“sekarang bukan saatnya untuk bercerita sayang ! cepatlah pergi dari sini sebelum terlambat, eomma mohon” ucap Ratu Choi dengan berlinangan air mata

“Andwee ! bgaimana dengan kalian? Aku tidak mungkin meninggalkan kalian sendirian ! “

“pergi ! pergilah sekarang Sooyoung~ah. Yuri~a cepat bawa dia pergi dari sini ! ceepat !! temukan anakku ! aku percayakan semua ini padamu Yuri~a” mohon Ratu Choi padaku. Tanpa berpikir dua kali aku langsung menangguk mantap dan menggeret Tuan Putri Soo menjauh.

Kami berdua berlari dan terus berlari sampai ditengah hutan. Nafas kami yang terengah engah tak menjadi penghalang kami terus berlari menembus gelapnya malam dan melewati hutan hutan. Entah sudah berapa jauh kami berlari samapi kudengar suara Tuan Putri Soo yang jatuh tersungkur ke tanah.

“aaahhrrggg !” erangnya saat dia jatuh dan genggaman tangannya terlepas.

“yak ! gwenchana?” tanyaku panik

“ani eonnie, ini sakit !” rintihnya sambil memegang kakinya

Kusingkap gaun yang masih dy pakai dan terlihatlah tungkak kakiknya yang mengularkan banyak darah. Sebuah ranting kecil namun sangat tajam tertusuk di kakinya.

“tahan sebentar, aku akan mencabutnya” kataku dan dia hanya mengangguk

“aaaaaaaaaaaaaaaaarrgh !!”

Teriaknya saat aku berusaha mengambil ranting itu dari kakinya. Dengan usaha yang keras akhirnya ranting itu berhasil kucabut lalu kubuang. Ku papah Tuan Putri Soo untuk kembali berjalan. Walau bagaimanapun, kami harus tetap pergi dari sini.

“eonnie, sebenarnya ada apa? Apa yang terjadi?” tanya nya ditengah2 perjalanan yang terasa sangat berat ini

“kau tau, pemuda misterius tadi ingin mengbilmu Putri. Dia ingin menjadikanmu pendamping hidupnya. Begitulah kira kira, jika aku ceritakan kisah ini dari awal, ini terlalu panjang” jawabku

“lalu apa maksud eomma tadi? Kakak ? apa aku mempunya seorang oppa/eonnie?” tanyanya yang mulai menangis. Aku tahu ini pasti cobaan yang sangat berat untuknya.

“ne~ kau sebenarnya punya seorang oppa Putri. Dia juga menjadi korban pemuda misterius tadi. Sebelum kau lahir, dia dibuang ke tempat yang bernama bumi” ucapku

“jinja?? Kenapa bisa begitu? kenapa semua ini terjadi padaku? Eomma, appa, oppa, kerajaanku, rakyatku” Tuan Putri Soo mulai menangis dengan keras. Ku rengkuh tubuhnya dalam pelukanku, mencoba memberinya kekuatan.

“tenanglah Putri, semua akan baik2 saja. aku yakin itu. Semua akan indah pada waktunya” ucapku menenangkan

“akhirnya aku menemukan kalian buahahahaha !! “

Aku tersentak kaget dengan suara yang tiba tiba muncul di hadapan kami. Orang itu ! kenapa bisa menemukan kami ?

“aku tidak akan menyerahkan Putri Soo padamuu !!! “ bentakku sambil berusaha melindungi Tuan Putri Soo di balik badanku

“hahaha ! hai gadis manis. Percuma saja kau melawanku. Apa kau tidak lihat? Bahkan orang2 sakti pun tak mampu mengalahkanku hahaha ! “

“benarkah? Kita lihat saja nanti !” ucapku lalu mulai maju menyarangnya.

Serangan demi serangan ku lancarkan dengan gesit , namun tanpa diduga orang ini menangkisnya lebih cepat dari dugaanku. Hingga pada akhirnya aku merasakan seseorang membantuku. Ya, Tuan Putri Soo membantuku ! kami berdua berusaha melawan pemuda misterius itu dengan kekuatan kami.

Ku serang bagian depan dan Tuan Putri Soo menyerang bagian belakang. Saat kedua tangan mungil milik Tuan Putri Soo mengunci tubuhnya, tak kusia siakan kesempatan ini dengan terus menyerang tubuhnya secara bertubi-tubi. Kulakukan gerakan memutar pada kedua tanganku hingga membentuk sebuah lingkaran api dan ku lemparkan pada pemuda misterius itu.

Tapi tanpa diduga seragan itu berbalik mengenai diriku hingga aku jatuh tersungkur

“aarrghh! “ darah keluar dari mulutku. Dadaku terasa sesak, nafasku seakan hilang. Kepalaku tersa begitu berat. Sempat kulihat Tuan Putri Soo yang masih menyerang nya dengan bertubi-tubi. Hingga akhirnya kulihat uan Putri Soo terkapar tak berdaya di tangan pemuda itu.

“hyaaaaak !! “ serang ku pada akhirnya berusaha mengambil Tuan Putri Soo dari tangannya. Terlihat raut tak berdaya dan kesakitan dri wajah yang dulu periang itu. Dia tersenyum sekilas dan kulihat air mata keluar dari sudut matanya.

“eonnie, ambil ini” dia melempar sebuah buku dyari yang diberkan Ratu Choi kepadaku

“pergilah eonnie! Temukan oppa ku, selamat kan Kerajaan ! semuanya ada ditanganmu eonnie. Aku mohon pergilah !!” teriaknya kemudian kulihat dia tak sadarkan diri.

Dengan segenap kekuatan yan tersisa aku bersaha melarikan diri dari pemuda misterius yang masih saja mengejarku. Tiba tiba buku dyary itu mengeluarkan cahaya yang panas shingga aku melemparnya. Tak disangka, cahaya itu membentuk sebuah pintu. Tanpa pikir panjang aku masuk kedalamnya dan ter hisap oleh dimensi waktu. Panas ! itu yangkurasakan saat melewatinya, dengan segenap kekuatan aku berusaha bertahan selama yang aku bisa. Hingga akhirnya, aku terjatuh disebuah bukit yang asing. Yang aku tahu sekarang aku berada di bumi.

Flashback end

Author POV

“Aissh~ eotthokae??” seorang gadis terlihat frustasi di pinggir kolam renang kampus. Beberapa kali dia terlihat mengacak acak rambutnya.

“Hyung tunggu aku aissh~” terdengar suara namja yang otomatis membuat Yuri, gadis itu sontak terkejut lalu bangkit dari pinggiran kolam.

“mereka, mau apa kesini” gumam Yuri saat melihat Siwon dan Kyuhyun yang masuk ke arena kolam renang

“babo Yuri~a, pastinya mereka akan berenang lah ! babo babo” ucapnya sendiri merutuki kebodohannya.

‘BYUUURR BYUUURR’

Terdengar suara air yang menandakan kedua namja itu telah masuk ke dalam kolam.

“lebih baik aku pergi~” lanjut Yuri

Saat Yuri ingin melangkahkan kakinya keluar arena kolam, Yuri dikejutkan dengan seberkas cahaya kuning yang muncul dari tubuh Siwon dan Kyuhyun. Yuri yang melihat itu terdiam di tempatnya berdiri sambil menutup mulutnya yang terbuka karena kaget.

“me..mereka? siapa sebenarnya mereka?” tanya Yuri tergagap, lebih pada dirinya sendiri.

Yuri memutuskan untuk tinggal lebih lama disana, bermaksud mendengarkan perckapan kedua orang itu.

“menurutmu bagaimana kita harus menyikapi hal ini Kyu?” akhirnya Siwon membuka percakapan.

“Maksudmu?” tanya Kyuhyun bingung

“mimpi itu” balas Siwon

“Molla hyung. Aku tidak pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya” jawab Kyuhyun terdengar seperti orang yang frustasi

“nado Kyu. Lalu kita harus bagaimana?”

“mungkin kita memang harus menunggu apa yang selanjutnya akan terjadi Hyung. Mimpi itu.. jika benar mimpi itu mempunyai suatu arti maka pastinya sesuatu akan terjadi kepada kita”

“hal baik atau buruk?”

“kita harus siap dengan segala kemungkinan yang terjadi nantinya hyung”

‘BRRUUKK’

Tanpa sengaja Yuri menjatuhkan buku yang dipegangnya, membuat kedua namja itu terkejut dan mengehntikan sejanak percakapan mereka.

“Hei siapa disana?!” teriak Siwon

Yuri buru buru mengambil bukunya dan pergi secepat kilat dari tempat itu.

“cahaya? Mimpi ? apa jangan jangan mereka..??” pikir Yuri saat berjalan keluar arena kolam

“sudahlah Hyung~ mungkin para stalkermu itu. Ini sudah sore kajja kita pulang” ajak Kyuhyun sambil beranjak. Disusul dengan Siwon dibelakangnya.

-o0o-

Dengan gemetar dan jantung yang terus berdetak lebih cepat, Yuri memutuskan menunggu Siwon dan Kyuhyun di bawah pohon dekat mobil Siwon terpakir.

“apa ini semua?? Apa dugannku itu benar?? Aku harus membuktikannya”  tekad Yuri

Tak lama terlihat Siwon dan Kyuhyun keluar dari arena kolam . Yuri terus memperhatikan kedua namja itu sampai saat Siwon ingin membuka mobilnya Yuri datang dan dengan paksa menarik tangannya kemudia merobek paksa kemeja Siwon . dia memutar tubuh Siwon , mencari cari sesuatu di punggung pria itu.

“hey ! apa apaan kau ? lepaskan ! “ berontak Siwon

Kyuhyun yang sudah terlebih dulu masuk kedalam mobil kemudian keluar dengan tergesa dan menyeret tangan Yuri dari tubuh Siwon.

Tanpa di duga, Yuri malah memelintir tangan Kyuhyun sehingga namja tampan itu berteriak kesakitan. Dengan gerakan cepat, Yuri melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukannya pada Siwon.

“BREEEEEEEEEEEEEEETTTT”

“Yak !” protes Kyuhyun saat bajunya disobek juga

“Hentikaan !” bentak Siwon seraya menarik Yuri menjauh dari Kyuhyun.

Kini Yuri menatap kedua insan didepannya itu dengan tatapan tak percaya. Sedangkan yang ditatap sibuk membenahi pakaian mereka sambil sesekali menggerutu tak jelas.

“Apa kau gila eoh ! michosseo !” bentak Kyuhyun

“Ka..Kaliaaan. ini tiidak mungkin ! jadi kaliaaan _______”

“Kau kenapa eoh? Ada masalah dengan kami?” lanjut Kyuhyun

“sudah sudah Kyu, ingat dy yeoja” ucaap Siwon sambil berusaha menenangkan Kyuhyun. Tak dipungkiri dy juga terkejut dengan apa yang dilakukan Yuri.

“Demi kerajaan RosELF, jadi… jadi kalian” omong Yuri tak jelas

Kyuhyun dan Siwon yang sudah agak tenang hanya bertatapan heran melihat tingkah Yuri.

“dia ini gila hyung, kajja kita pulang saja” aja Kyuhyun yang di jawab dengan anggukan Siwon sambil tetap mengarahkan pandangan anehnya pada Yuri.

“Tu.. tunggu !” cegah Yuri membuat Kyuhyun dan Siwon berhenti dan berbalik

“Mianhamnida~ mianhamnida Pangeran Choi “

Ucap Yuri seraya membungkukan badannya dalam yang lebih membuat Kyuhyun dan Siwon lagi lagi merasa aneh.

“Hyung, kurasa yeoja ini memang benar-benar gila” ucap Kyuhyun

“mm, kurasa kau benar Kyuhyun~ah. Kajja kita pulang” ajak Siwon

“aku tahu ! aku tahu tentang mimpi itu !!” teriak Yuri yang otomatis membuat Kyuhyun dan Siwon saling menatap dan melihat kearah Yuri

“aku tahu semuanya”

-o0o-

“MWORAGOOOO?! Ini sulit dipercaya ! “ teriak Kyuhyun frustasi setelah mendengar penuturan Yuri. Sedangkan Siwon , dia hanya menunduk mencoba mencerna dan menerima takdirnya.

“tapi kau harus percaya Pangeran.. Cho~” ucap Yuri merusaha meyakinkan Kyuhyun

Kyuhyun mengacak kasar rambutnya lalu menghempaskan tubuhnya di sofa samping Siwon. Saat ini, mereka sedang berada di rumah Siwon.

Yuri kembali menatap dengah penuh harap ke arah dua namja itu.

“aku mohon percayalah padaku~ Pangerean, aku mohon. Waktu kalian tidak banyak”  ucap Yuri lagi. Berusaha meyakinkan.

“jadi maksudmu aku mempunyai adik yang tengah dalam bahaya. Begitupun appa dan eomma ku yang sesungguhnya, begitu?” tanya Siwon memastikan

Yuri mengangguk mantap.

“lalu aku siapa? Kenapa ikut ikutan dalam masalah ini?” tanya Kyuhyun

“molla Pangeran, jika tentang anda saya belum tahu sepenuhnya. Mungkin jika kalian sudah berada disana semuanya akan terungkap” jawabl Yuri

Hening, untuk waktu yang lama hanya suara jam dinding di kamar Siwon yang terdengar begitu jelas. Yuri duduk dengan sangat gelisah karena waktu nya hanya tinggal satu jam lagi.

“kapan? Dan dimana?” akhirnya setelah sekian lama bungkam, Siwon membuka mulutnya

“nde?” tanya Yuri bingung

“kapan waktunya? Dan dimana aku harus pergi ke Istana-ku?” tanya Siwon yang membuat Yuri tersenyum lebar. Perasaan lega kini menyelimutinya mengetahui Siwon mempercayai ceritanya. Sedangkan Kyuhyun, ia terkejut bukan main saat mendengar penuturan Siwon

“Hyung ~ kau serius? Jinjja?! Hyung bisa saja kan yeoja ini mengarang cerita?” balas Kyuhyun

“tidak Kyuhyun~ah, kau pikir apa arti mimpi kita itu huh? Jika memang benaar apa yang dikatakan Yuri~ssi. Maka aku memang harus menyelamatkan keluargaku bukan?” balas Siwon sambil menatap Kyuhyun. Dengan perasaan yang masih berkecamuk, Kyuhyun pun menganggukkan kepalanya. Pertanda dy setuju dengan langkah yang diambil Siwon.

“waktu kalian habis tepat pada jam 12 malam ini. Dan, jika kalian ingin kesana maka kalian harus masuk melewati buku harianku. Tapi masalahnya, buku itu kini menghilang” sesal Yuri

Tiba tiba Siwon bangun dan membuka laci lemarinya, mengambil sesuatu dan menunjukkannya pada Yuri

“ini maksudmu?” tanya Siwon yang membuat Yuri langsung terbangun dari duduknya dan mengambil buku itu
“benar ! ini dy ! kenapa ada pada anda Pangeran?” tanya Yuri yang membuat Siwon gelagapan bingung harus menjawab apa.

“karena dia menyukaimu Yuri~ssi” jawab Kyuhyun asal yang mendapat serangan bantal dari Siwon. Yuri hanya tersenyum melihatnya.

“ah~ lalu bagaimana dengan keluarga kami disini?” tanya Kyuhyun

“kalian tenang saja, setelah kalian masuk. Semuanya tentang kalian akan hilang. Mereka tidak pernah tau atau pun mengenal kalian. Dan tidak pernah ada yang tahu bahwa kalian pernah hidup di dunia ini”

“se..semuanyaa?” tanya Kyuhyun yang dibalas anggukan mantap dari Yuri

“waeyo pangeran?” tanya Yuri

“ani~ aku.. aku hanya, aku..”

“takut berpisah dengan keluargamu?” tanya Yuri tepat sasaran. Kyuhyun hanya mengangguk lemah

“sabar Kyu, disana kau masih mempunyai keluarga. Keluargamu yang sesungguhnya” terang Siwon meyakinkan. Kyuhyun mengangguk dan berusaha menerima takdirnya.

-o0o-

“TEEENG..TEEENG..TEEEEENG”

Suara jam dinding besar yang berdiri kokoh di ruang tengah itu berbunyi tepat 12 kali menandakan bahwa waktu yang ditunggu tunggu Yuri, Siwon dan juga Kyuhyun telah tiba.

Mereka bertiga saling berpandangan , kemudian mengangguk mantap. Tangan mereka bertautan  membuat lingkaran, dan Yuri mulai memejamkan matanya dan membaca mantra mantra yang membuat buku harian yang berada di tengah tengah mereka bercahaya

Tak lama, sebuah pusaran angin keluar dari buku harian itu bersamaan dengan angin kencang yang mulai berhembus tak terkendali di kamar Siwon yang megah itu. Seakan tak kuat menahan terpaan angin yang dahsyat mereka mencoba melawannya dengan lebih mengeratkan tautan di pergelangan tangan mereka. Semua benda diruangan itu sudah tak berbentuk ! semuanya berantakan, jatuh berserakan dimana-mana.

“Kalian berdua sudah siaaaap??!” ucap Yuri setengah berteriak karena kencangnya angin yang menerpa mereka. Kyuhyun dan Siwon mengangguk mantap, bersamaan dengan itu ketiganya tersedot masuk ke dalam pusaran angin itu dengan tetap berpegangan tangan.

“aaarrrgghh !! ini panas sekali !” teriak Kyuhyun saat mereka sudah berada di dalam dimensi waktu yang mencoba mengantarkan mereka ke tempat tujuan

“sabar pangeran ! bertahanlah ku mohon !” terang Yuri susah payah karena dirinya juga merasakan hawa panas yang sangat dahsyat menyerang tubuhnya

Siwon berusaha tenang walaupun sebenarnya dia merasakan hal yang sama dengan Yuri dan Kyuhyun. Dia mencoba dengan sekuat tenaga menahan rasa panas yang menyerang tubuhnya. Siwon memejamkan matanya erat-erat berusaha menghalau rasa panas itu.

“kapan ini semua akan berakhir??!” teriak Kyuhyun lagi

“sabarlah pangeran~ sebentar lagi ! sebentar lagi kita sampai !!” ucap Yuri tak kalah keras

“BRUUUKK !”

Tak lama setelah Yuri mengatakan itu, mereka bertiga akhirnya keluar dari dimensi waktu itu dan jatuh ke tanah dengan keras.

“awww!” keluh Kyuhyun

“aaarrgh ! sudah terkena panas , sekarang malah jatuh ! ini menyebalkan ! sial !!” lanjutnya

“haissh ! sudahlah Kyu~ kau itu mengeluh terus” balas Siwon sambil berusaha berdiri dan mengusap2 kemejanya yang kotor. Kyuhyun pun hanya mempoutkan bibirnya dan melakukan hal yang sama dengan Siwon.

“Yuri dimana Hyung?” tanya Kyuhyun tiba-tiba. Siwon yang sadar tak melihat ada tanda tanda keberadaan Yuri pun langsung celingak celinguk mencari keberadaan yeoja itu

“ah ! iya juga .. kemana dia?” kata Siwon

“Yuri~ aaaa ! Kwon Yuri !!” teriak Kyuhyun

“aku disini~” jawab seseorang yang diyakini Siwon sebagai Yuri dengan suara yang lemah. Siwon mencari cari sumber suara tersebut dan mendapati sebuah tangan terangkat melambai lambai dari semak semak. Siwon dengan sigap langsung berjalan ke arah semak semak itu dan menyingkirkan beberapa tumbuhan yang menghalangi jalannya.

“yak ! Yuri~a gwenchana?? “ panik Siwon saat melihat Yuri terduduk lemas dengan wajahnya yang pucat serta kakinya yang sedikit mengeluarkan darah. Yuri yang ditanya pun hanya mengangguk.

“kau terluka ! lihat lah kakimu mengeluarkan darah !!” panik Siwon lagi

“gwenchana Pangeran, aku tak apa apa” balas Yuri dengan lemah.

“haissh ! tak apa apa bagaimana~ untuk bicara pun kau susah bagaimana untuk bangun dan berjalan”

“aku..aaarrrgghh ! Yak pangeran apa yang kau lakukan??!!”

Yuri yang coba memberitahu Siwon bahwa dirinya tak apa apa pun terkejut tatkala Siwon langsung menggendongnya dan membawanya keluar dari semak semak belukar itu.

“Hyung ! dia kenapa?” kaget Kyuhyun yang tiba tiba muncul.

“kakinya terluka Kyuhyun~ah, sepertinya saat kita jatuh tadi kakinya terkena ranting ranting tajam yang ada di semak semak belukar itu” jelas Siwon.

“aah~ arraseo Hyung” jawab Kyuhyun sambil tersenyum jahil kepada Hyungnya itu. Yuri yang merasa malu hanya menundukan wajahnya.sementara Siwon yang bingung dengan tingkah dongsaengnya itu hanya menatap Kyuhyun penuh heran

“waeyo?” tanya Siwon pada akhirnya

“ani. Aniyo” balas Kyuhyun sambil terkikik geli. Siwon hanya geleng geleng kepala melihat tingkah Kyuhyun yang menurutnya aneh itu.

Ketiganya masih berjalan di tengah tengah desa ditempat  mereka terjatuh. Desa itu terasa cukup sepi dan tak banyak penduduk disana. Semua penduduk menatap heran ketiga orang yang berjalan di daerah itu.

“kenapa mereka melihat kita seperti itu?” tanya Kyuhyun

“Hmm~ aku rasa ini karena.. pakaian kita?” tebak Siwon yang langsung membuat Yuri dan Kyuhyun melihat baju yang mereka pakai masing-masing, dan mengangguk setuju.

“Yuri~ssi. Apakah ini termasuk desa dalam kekuasaan istanaku?” Tanya Siwon pada Yuri

“ne Pangeran”

“lalu, dimana istanaku itu? “

“Istana itu masih jauh dari sini. Disebrang sana” kata Yuri sambil menunjuk sebuah bangunan mewah yang berada di seberang Hutan. Istana itu berdiri dengan kokohnya di atas bukit di seberang sana

“yak ! masih jauh? Hyaaa !!” keluh Kyuhyun yang membuat Yuri dan Siwon tertawa melihatnya

“kalau begitu, sebaiknya malam ini kita beristirahat di desa ini saja. sekalian menyembuhkan lukamu dan menyusun rencana untuk kedepannya. bagaimana?”

Tawaran Siwon langsung mendapat anggukan mantap dari keduanya. Kemuadian mereka berusaha mencari tempat tinggal sementara di desa itu. Beruntung ada orang baik yang mau menampung mereka.

-o0o-

Siwon POV

“Khamsahamnida ahjumma~” ucap kami bertiga saat akan pergi meninggalkan rumah ahjumma baik hati yang telah memeberikan kami tumpangan menginap semaam

Kaki Yuri sudah membaik, dia pun memilih berjalan sendiri. Kyuhyun dan aku membawa beberapa bekal yang dibuatkan oleh ahjumma baik hati tadi. Saat ini, kami sedang berjalan menuju Istanaku~ ya.. Choi Siwon ! bertahanlah ! akan ada rintangan besar menunggumu

“Yuri~ssi. Bagaimana keluargaku?” tanyaku memecah keheningan.

“Keluargamu adalah orang yang sangat baik. Mereka sangat dermawan dan bijaksana. Semua rakyat selalu mengelu-elukan mereka. “

“jika benar begitu aku heran kenapa pemuda misterius itu gencar sekali ingin menghancurkan keluarga Siwon hyung seperti yang kau ceritakan?” kini Kyuhyun yang bertanya

“hmm~ menurut cerita yang kudengar, tidak hanya kerajaan RosELF yang seperti itu pangeran. Buktinya, keluargamu pun bernasib sama. Hingga kau dibuang ke bumi oleh pemuda misterius itu.. beruntung kalian berdua bersama saat di bumi”

“lalu bagaimana rupa kedua orang tuaku?” tanyaku lagi

“Ratu Choi sangat cantik begitupun dengan Raja Choi. Masih terlihat tampan di usianya kini. “

“lalu adikku?”

“adikmu.. seperti malaikat. parasnya, hatinya, semuanya. “ jawab Yuri sambil menerawang. Seperti mengingat sesuatu. Aku tersenyum, aku tahu.. sejak awal pertemuanku dengannya dia berbeda. Dan kurasa, hatiku telah memilihnya.. memilih Kwon Yuri

“Yak Hyung ! cepat ucapkan cintamu padanya jika memang kau benar benar suka padanya !haissh~”

Aku melotot pada Kyuhyun yang seenaknya bicara. Aku salah tingkah ! kulihat Yuri menunduk, menyembunyikan wajahnya yang memerah. Sedangkan setan kecil itu, sudah  tertawa tawa tak jeas sedari tadi

“Yuri~ssi. Jika aku membantu memusnahkan pemuda misterius itu. Apakah aku akan kembali pada keluargaku juga? Maksudku jika benar kerajaanku itu diserang oleh pemuda itu, apa nantinya aku akan bisa megembalikan keadaan istanaku seperti dulu lagi?” tanya Kyuhyun yang kini terlihat sangat serius. Berbeda dari sikapnya yang biasanya kekanak kanakan.

“tentu saja pangeran Cho. Dan kudengar, kerajaan kalian dan kerajaan RosELF  itu sudah bersahabat dari seratus tahun yang lalu”

“jinjja?” kaget Kyuhyun

“ne~” jawab Yuri sambil tersenyum

-o0o-

“Kita sudah sampai” lirih Yuri saat kami berada tepat di didepan bangunan yang berdiri kokoh dan menjulang tinggi. Aku berani bersumpah, pasti dulunya keadaan bangunan ini tak seperti sekarang. rumput liar dimana mana, warna kelam yang mendominasi, serta di selimuti awan hitam diatasnya. Angin kencang selalu menerpa keadaan kerajaan ini. sungguh seperti rumah hantu !

“kau yakin ini Istananya?” tanya Kyuhyun yang terlihat ragu

“ne Pangeran. Percayalah dulu keadaanya tidak seperti ini”

“Kita masuk?” tanyaku

Mereka berdua –Kyuhyun dan Yuri-berpandangan lalu mengangguk mantap.

Kami bertiga mulai masuk ke dalam Istana ini. berjalan mengendap endap seperti pencuri. Rencanya pertama, mencoba menemukan adikku dan membawanya ikut bersama kami.

Debu tertempel dimana mana. Sarang sarang laba laba juga banyak. Benda benda tak terpakai berserakan di lantai. Ini seperti gudang ! apa iya adikku masih tinggal di tempat kumuh seperti ini?

“aaa !” kudengar teriakan Yuri di belakangku. Dengan cepat kutolehkan kepalaku dan mendapati dirinya tengah di bekap Kyuhyun

“Kyu, ada apa?”

“aku membekap mulutnya Hyung. Dia berteriak barusan. Ku bekap saja mulutnya agar tidak ada yang dengar” Ucapnya santai

“Mian pangeran, tadi aku hanya melihat tikus. Jadi aku berteriak” kata Yuri terlihat menyesal

“lain kali, jaga suaramau Yuri~ssi. Kau tidak mau kita ketahuan kan?” omel Kyuhyun yang terlihat kesal. Aku terkekeh melihat mereka berdua. Kkk~

“benar ini kamarnya?” tanyaku pada Yuri

“ne, ini kamar nya Pangeran”

Aku dan Kyuhyun berpandangan, saling megangguk lalu perlahan membuka pintu besar di hadapanku.

‘CEKLEK’

…..

-TBC-

Advertisements

17 thoughts on “Another World [ Part 3/? ]

Add yours

  1. Akhirnua menemukan ff yulwon😍😍😍 udah lama nyari tapi gak ketemu2, eh ternyata ketemu!!!! 😘
    Ceritanya bagus thor, jalan ceritanya keren. Hehehe
    Boleh tau pw part 4 nya? ☺️

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: