Oh ! My Songsaengnim (Part 1/?)

Pictures11_副本

Author                 : Dyah Ayu Pytaloka

Main Cast            : Cho Kyuhyun and Park Hyun Ah

PG                          : 15

Genre                   : Romantic

PS                           : Nikmati aja yaa FF ku yang pasti bikin bosen ini -_- kkk~ kalo gak mau silahkan jangan dibaca .. yang udh baca , aku minta RCL nya ya.. hehe. Contac me at twitter @Tatagyu96 Oiya, FF ini terinpirasi dari pengalaman pribadi ku dan kukembangkan menjadi sebuah cerita ^^ hehe. Happy Reading~

“Sesuatu yang baik untukku itu aku sendiri yang menentukan, bukan?”

Author POV

 

“eommaa!! Buku bahasa inggris ku dimanaaaaa?!”..

“eommaaaaa !! sepatuku kau letakkan dimana??” ..

“aish eommaa !! bagaimana ini.. rambutku berantakan sekali !!”..

Seorang yeoja manis tengah dilanda kepanikan pagi ini, pasalnya dia bangun kesiangan dan pelajaran pertama hari ini adalah pelajaran Bahasa Inggris. Pelajaran yang menurutnya sangat membosankan, ditambah dengan gurunya yang terkenal galak.

“Yaaak ! kenapa semua kau tanyakan pada eomma mu eoh ?! sudah eomma bilang untuk bangun pagi, kau itu selalu saja mem__”

“Jebal eomma, jangan ceramah dulu disaat seperti ini. Sekarang bantulah anakmu ini eoh , aku sudah kesiangan”

Oke, sepertinya yeoja ini cukup berani untuk memotong ucapan eommanya yang terkenal sangat cerewet dan bisa berubah menjadi monster jika sedang marah itu.

“aisssh ! kau ini.. merepotkan !”

Dengan mulut yang penuh roti, yeoja itu berusaha memakai sepatunya. Sedangkan eommanya sibuk mencari-cari buku bahasa inggrisnya yang terselip.

“ah, kau menemukannya eomma? Gomawo. Aku berangkat ne, annyeong !^^” dengan gerakan cepat yeoja itu pun berlalu meninggalkan rumah menuju sekolahnya

“yak ! Park Hyun Ah !! tidak sopan !” tentu saja teriakan eommanya barusan tidak didengar oleh yeoja yang dipanggil Park Hyun Ah itu. Dia terlalu sibuk berlari menuju sekolahnya.

–          Oh ! My Songsaengnim   –

Hyun Ah POV

Aish ! sudah jam tujuh lewat, aku pasti telat dan Mr. Andrew akan marah-marah padaku, eotthokae.

BRUUUUUUUUK ! karena terburu-buru dan tak memperhatikan jalan, sepertinya aku menabrak seseorang hingga buku-buku yang di bawanya jatuh berserakan di lantai koridor sekolah ku ini.

“ah~ Jeongsohamnida”

ucapku seraya membantunya mengambil kembali buku-buku yang terjatuh. Tatapan ku masih fokus ke arah buku-buku yang sedang ku ambil dan belum menyadari siapa yang sebenarya kutabrak. Tapi terlihat dari pergelangan tangannya aku yakin dia seorang namja.

“gwenchana” jawabnya singkat. Suara bass nya terdengar asing di telingaku. Kami terdiam selama acara mengambil buku (?) itu. Dan setelahnya, aku berdiri diikuti olehnya. Masih belum melihat wajahnya karena aku berusaha memperbaiki letak rambutku yang juga acak-acakan.

“apa kau terburu-buru” tanya nya.

“ah~ ne, apa kau__”

ucapan ku terputus saat melihat orang yang tengah berdiri tepat di depanku ini. oh, aku yakin kalian tidak percaya dengan apa yang kulihat. Sepertinya aku melihat titisan dewa Zeus yang turun ke bumi. Aku tersadar dari lamunanku saat namja itu mengibas-ibaskan tangannya di depan wajahku.

“gwenchana?” tanyanya

“gw.. gwenchana.”

Jawabku tergagap. Dia tampak tersenyum dan aku yakin senyumnya bisa menimbulkan aliran listrik pada tubuhku. Pasalnya aku merasakan getaran aneh saat ini. Gila! Siapa sebenarnya namja ini. Sepertinya aku baru melihatnya.

“baguslah, kalau begitu aku pergi. Lain kali hati-hati jika berjalan” ucapnya lalu berlalu meninggalkanku.

@Class

“Yak !” teriakan sahabat baikku itu seketika menggema di kelas kami saat meyadari kedatanganku. Dengan wajah sumringah (?) aku berlari menghampirinya dan duduk dikursi yang selama ini memang menjadi tempat dudukku. Tepatnya disamping sahabatku ini, Choi Hara.

“kau telat eoh?” aku masih sibuk mengatur nafasku yang tersenggal saat Hara menanyakan hal itu padaku

“aissssssssssh.. jawab aku” Hara protes saat pertanyaannya tak ku tanggapi

“ne, hari ini aku kesiangan. Dan parahnya lagi tadi aku sempat panik gara-gara buku bahasa inggrisku hilang” jawabku.

aku mengedarkan pandangan ku ke sekeliling kelas , merasa heran karena melihat siswa-siswi disini sedang asyik bercanda gurau dan tak ada tanda-tanda kehadiran guru di kelas ini.

“Hara~ya, ini sudah siang. Kenapa Mr. Andrew belum datang?” tanyaku pada Hara yang tengah asyik mengotak-atik ponselnya

“entahlah” jawabnya santai dan masih fokus pada ponsel kesayangannya itu.

“hei, lebih baik kita ke kantor sekarang untuk melapor. Ini sudah tugasmu sebagai wakil ketua kelas mengingat ketua kelas kita tidak masuk karena sedang dirawat di rumah sakit” jelasku

“shirreo, bukankah lebih enak jika tidak ada guru. Kita bisa bersantai Hyun Ah~ya”

“aish, tidak begitu. Ayolah aku akan menemanimu. Lagipula Lee Donghae yang cerewet itu akan mengomelimu jika reputasinya sebagai ketua kelas terbaik sepanjang tahun ini hancur gara-gara kelakuan wakil nya yang seperti kau ini” tunjukku pada Hara yang sekarang hanya menhela nafas dan mengiyakan ajakanku. Aku tersenyum lalu menggandeng tangannya menuju kantor.

 

–          Oh ! My Songsaengnim   –

“ah~ Mr. Andrew ya? Aigoo, aku lupa memberitahu kalian. Dia mengambil cuti selama 3 bulan ini. Katanya ada urusan keluarga yang mengharuskannya pulang ke Amerika. Untuk sementara, kelas kalian akan diajar oleh guru pengganti. Tenang saja, kemampuan Bahasa Inggrisnya tak kalah bagus dari Mr. Andrew. Dan dia juga… tampan”

Aku tersenyum geli mendengar penuturan Lee Songsaengnim yang terkenal genit itu. Aigooo.. bagaimana bisa sekolah elit seperti ini memasukkan guru genit seprti itu.

“mungkin guru pengganti itu lupa jika dia harus mengajar di kelas kalian pagi ini. Langsung saja temui dia di ruangan Mr. Andrew. Dia menempati ruangan itu juga” lanjutnya

“ne songsaengnim, khamsahamnida~” ucapku dan Hara sopan lalu berlalu meninggalkan kantor menuju ruang Mr. Andrew.

Baru beberapa langkah keluar dari kantor guru, Hara mengeluh karena perutnya sakit. Otomatis dia pergi ke toilet dan sekarang aku hanya sendiri dan berjalan menuju ruang Mr. Andrew. Aku berhenti di depan ruangan yang aku sudah tahu itu ruangan siapa. Tapi, saat melihat tulisan di pintu itu aku sedikit heran. “Cho Kyuhyun” gumamku dalam hati. Siapa Cho Kyuhyun? Apa mungkin dia guru pengganti itu? Pikirku. Dengan penuh percaya diri aku pun mengetuk pintu itu beberapa kali.

“Masuk” terdengar suara berat dari seorang namja. Sepertinya aku pernah mendengar suara itu, tapi dimana? Kurasakan jantungku mulai berdetak lebih kencang. Hei, ada apa ini. Aku hanya akan menemui seorang guru pengganti. Bukan menemui Kim Jong Woon penyanyi terkenal sealigus idola beratku itu kan?

Dengan ragu, aku mulai memutar kenop pintu berwarna putih itu. Semerbak aroma lavender langsung tercium di indra penciumanku saat aku masuk ke ruangan ini. Tidak banyak berubah hanya ditambah beberapa pengias ruangan seperti vas bunga dan lukisan. Dan ruangan ini terlihat begitu rapih juga elegant. ‘perfectionist’ ucapku dalam hati.

“ada perlu apa?” suara namja itu terdengar lagi. Dan sedikit menyadarkanku dari kekagumanku melihat2 isi ruangan tersebut. Aku masih belum terlalu jelas melihat wajahnya. Dia sepertinya sedang sibuk dengan dokumen-dokumen yang saat ini ia tangani itu sampai-sampai untuk sekedar menatap lawan bicaranya saja enggan.

“annyeonghaseyo songsaengnim, apa kau guru pengganti untuk Mr. Andrew? Maaf jika saya lancang datang kesini songsaengnim, tapi saya hanya mengingatkan bahwa anda seharusnya mengajar di kelas kami dari setengah jam yang lalu” ucapku sopan sembari tersenyum. Walau aku tahu dia tidak melihat senyumku.

“ah~ matta.. aku lupa jika hari ini aku ada kelas. Baiklah, kajja kita ke kelasmu” dia berdiri lalu mulai merapikan dokument-dokument nya yang berantakan diatas meja. Mengambil jasnya , lalu memakainya. Dan kali ini aku tahu kenapa aku pernah mendengar suaranya. Ya, namja itu. Namja yang tiba-tiba membuat sengatan listrik di tubuhku tadi pagi, namja yang membuatku melupakan duniaku untuk sementara. Dan namja yang kuakui lebih tampan dari idolaku, Kim Jong Woon.

Aku masih terpaku di tempatku saat namja itu tepat berada di depanku.

“Kajja” ucapnya lembut sambil memberi senyuman termanis yang pernah aku lihat. Dia berjalan mendahuluiku keluar ruangan. Sementara aku masih diam terpaku dan memegang dadaku yang tiba-tiba terasa berdetak lebih kencang saat ini.

“aku kenapa?” lirihku

Kyuhyun POV

“Hi class, my name is Cho Kyuhyun. I’m 23 years old now. For a while, i will be your teacher to give you a lesson about english. Since today until Mr. Andrew comeback here and teach you again. Any question?”

Aku memperkenalkan diriku di kelas ini, tidak ada jawaban yang terlontar saat aku bertanya ‘apakah ada pertanyaan?’ okay, siswa/i disini tidak mengerti bahasa inggris atau bagaimana? Bukankah mereka sudah kelas 3 dan seharusnya sudah pintar dalam hal ini. Tapi sepertinya dugaanku sedikit meleset. Mungkin benar jika siswanya tidak mengerti bahasa Inggris, tapi untuk siswinya. Aku yakin mereka tidak menjawab pertanyaanku karena sibuk memandangku dengan tatapan memujanya. ‘ah~ selalu saja seperti ini’ batinku.

Kuedarkan lagi mataku keseluruh penjuru kelas dan mendapati seorang siswi tengah tertunduk sambil meremas ujung roknya. Sepertinya sedang gugup, tapi kenapa? Apa aku menyeramkan? Kurasa tidak. Eh, bukankah itu yeoja yang tadi pagi bertabrakan denganku dan menemuiku saat di ruangan tadi? Kenapa dia terlihat gugup seperti itu. Tapi, perbuatannya yang seperti itu membuatnya terlihat lucu dan menggemaskan. Membuat aku tak sadar menarik sudut bibirku membentuk sebuah senyuman. “menarik” pikirku

–          Oh ! My Songsaengnim  

“okay guys, thanks for today. I’ll see you next week. Bye” ucapku saat jam pelajaran ini selesai. Aku kembali ke ruanganku untuk melanjutkan beberapa pekerjaanku yang tertunda.

Aigoo, sebenarnya aku lelah menjalani dua pekerjaan sekaligus seperti ini. Tapi mau bagaimana lagi, aku tak enak menolak permintaan Siwon Hyung untuk menggantikannya mengajar. Dia sedang di Amerika, menemani istrinya, Hwang Min Ri noona yang sedang hamil tua dan sebentar lagi akan melahirkan anak pertama mereka. 3 bulan dia disana, dan setelah istrinya itu melahirkan, Siwon Hyung berencana memboyong seluruh keluarga besarnya disana untuk pindah ke Korea. Ah ~ semoga Cho Cooperation akan tetap dalam keadaan stabil saat aku mengajar disini.

Author POV

Sudah hampir 3 minggu Cho Kyuhyun menjalani tugas barunya sebagai guru bahasa Inggris di Blue Ocean School tersebut, selama itu pula ia menjadi idola seluruh sekolah, baik guru maupun siswinya. Tak sedikit pula guru lelaki dan siswa disana sering terlihat cemburu akan kehadiran guru tampan nan perfect disekolah mereka. Pasalnya, semua penghuni sekolah yang berjenis kelamin wanita pasti selalu mengelu-elukannya bagaikan dewa. Ya, tak dapat dipungkiri seorang Cho Kyuhyun memang tampak terlihat sempurna. Wajah tampan dan pekerjaan yang mapan di usianya yang masih terbilang muda ini. Kaya dan mandiri, dewasa juga cerdas. So? Apalagi yang bisa diragukan darinya? Hampir tidak ada celah untuk menemukan kekurangan dalam dirinya. Ah~ mungkin ada satu, mungkin kalian tidak percaya. But this is real, seorang Cho Kyuhyun yang dibilang sempurna itu belum  pernah merasakan cinta selama hidupnya.

Hari ini Kyuhyun ada kelas mengajar di XII-A. Tepat saat bel pertama berbunyu hari itu, ia bergegas menuju kelasnya.

“Good Morning class” sapanya saat sudah memasuki ruang kelas

“Morning Sir” jawab seisi kelas dengan semua mata mengacu padanya. Kecuali murid lelaki tentunya.

“How are you today?” tanyanya dengan tegas tapi terlihat ramah dan tersenyum ke seisi ruangan kelas membuat beberapa siswa menjerit tertahan (?)

“Good Sir ! very Good, if .. if you he.. here I’m al..ways good” celetuk seorang siswi sambil berusaha mengeja bahasa Inggrisnya dengan benar. Sontak seisi kelas tertawa mendengarnya, tak terkecuali dengan Kyuhyun.

Seketika, tawa mereka berhenti saat tiba-tiba ada yang mengetuk halus pintu kelas dan seorang yeoja manis masuk dengan wajah yang tertunduk. Dia berjalan ke tengah kelas menuju tempat dimana biasanya guru berada jika sedang mengajar. dia berhenti ketika menyadari dirinya sudah berada dekat dengan sang guru. Dan masih dengan menundukan wajahnya, yeoja manis itu memberanikan diri membuka suara.

“Mianhamida songsaengnim, saya terlambat”

“ apa kau tahu jam berapa sekarang? Bahkan gurumu saja sudah datang lebih awal, apakah kau tidak menghargai gurumu eoh? Apa kau tidak punya jam dirumah?”

Seisi kelas sontak kaget dengan apa yang mereka lihat ini. Ternyata seorang Cho Kyuhyun, guru yang terkenal ramah itu tak segan – segan memarahi muridnya sampai seperti itu bahkan jika murid itu hanya melakukan kesalahan dengan datang terlambat.

“Mianhmida songsaengnim, tadi ada sedikit masalah. Appaku tiba- tiba jatuh sakit dan harus dibawa kerumah sakit”

“apakah itu alasan? yang ku tahu kau sebagai pelajar harus datang tepat waktu. Apalagi kau bersekolah di tempat elit seperti ini. Sekarang berdiri di depan kelas sampai pelajaranku selesai”

Park Hyun Ah berjalan pelan menuju sudut ruang kelas, menunduk malu saat dia menjalankan hukumannya.

“ini juga peringatan untuk kalian semua, jadi, lain kali jangan sampai ada yang terlambat okay ? kita lanjutkan pelajaran hari ini “ lanjut Kyuhyun pada semua anak muridnya

***

Hyun Ah POV

TRIIIING~

Ah ~ akhirnya bel pulang sekolah berbunyi. Dengan cepat kumasukan semua buku yang tergeletak diatas meja dan berjalan dengan tergesa.

“yak~ Hyuna~ya, eoddiga?” teriak Hara yang menyadari aku pergi dengan terburu-buru

“aku mau ke rumah sakit Hara~ya, aku kan sudah bilang appaku sakit dan dirawat dirumah sakit” jelasku

“ah iya , aku lupa. Hati hati Hyuna~ya, mian aku tidak bisa menemanimu hari ini. Aku sedang ada urusan”

“gwenchana Hara~ya, aku pergi ne. annyeong!”

Setelah mengatakan itu, aku pun bergegas pergi menuju halte bis dekat dengan sekolahku.

Sudah satu jam aku berdiri disini, tapi tak satupun bis yang lewat

“aish! Apa para pengemudi bis hari ini pada mogok kerja eoh? Bagaimana ini? Aku harus ke rumah sakit menggantika eomma. Pasti dy lelah seharian menjaga appa” ucapku pada diri sendiri

Tiba-tiba sebuah mobil Audi R8 berwarna silver berhenti tepat di depanku. Aku mengernyitkan dahi dan berpikir ‘mau apa orang ini berhenti di depanku?’

Dan detik berikutnya, seorang pria yang kelewat tampan turun dari mobil itu lalu berjalan menghampiriku.

“so..song..songsaeng..nim?” astaga, ternyata dy pemilik mobil mewah ini? Mau apa dia menghampiriku. Aigoo~ apaah aku sudah bilang kalu namja ini semakin hari terlihat semakin tampan? Meskipun dy telah menghukumku tapi aku memakluminya. Toh dia hanya bersikap profesional.

“kau.. Park Hyun Ah?” tanya nya memastikan

“ne, songsaengnim” jawabku  sambil menunduk, gugup.

“kau mau kemana? Kenapa sendirian?” tanyanya lagi. Aku berfikir, apakah dia lupa siapa aku? Aku muridmu Tuan Cho ! yang kau hukum tadi pagi? Kenapa tak ada raut penyesalan sama sekali diwajahnya -_-

“aku, aku ingin ke rumah sakit songsaengnim. Menemani ayahku” jawabku

“ah begitu, kebetulan sekali. Noonaku habis melahirkan dan aku juga akan ke rumah sakit untuk menjenguknya. Kita berangkat bersama saja bagaimana?” tawarnya

Apa? Satu mobil? Dengan dia? Astagaaa, apa namja ini ingin membuatku mati perlahan-lahan di dalam mobilnya. Tentu saja aku harus menahan mati – matian desiran aneh yang terus mengalir di dalam tubuhku jika berdekatan dengan namja ini. Yak ! songsaengnim .. kau membuatku gila !

“Yak ! Park Hyun Ah, tidak sopan sekali ! saat guruu bertanya seharusnya kau menjawab” tegurnya

“ne? ah~ tap .. tapi songsaengnim, aku.. aku bisa__”

“ck! Tidak ada tapi-tapian. Jika kau tidak mau, aku akan mengurangi nilai bahasa Inggrismu”

What? Ancaman macam apa itu? Aneh -_-

“tapi songsaengnim, aku__”

“kajja!”

Belum sempat aku meneruskan kalimatku, Cho Songsaengnim menarik tanganku dan mendorongku masuk ke dalam mobilnya.

Selama perjalanan, aku tidak  berani menatap kearahnya. Yang kulakukan adalah pura-pura sibuk memainkan handphone ku, atau melihat-lihat pemandangan di luar kaca jendela. Akhirnya~ setelah perjalanan yang sangaaaaaaaat lama , menurutku -_- kami sampai di rumah sakit itu.

“songsaengnim, khamsahamnida. Kau telah mengantarku” ucapku sambil membungkun 90 derajat didepannya saat kami sudah turun dari mobil.

“gwenchana, tadi kan hanya kebetulan” jawabnya sembari tersenyum aigo~~ sikapnya berbeda jauh saat dia menghukumku tadi. Apa namja ini punya dua kepribadian eoh? -_-

“kalau begitu aku duluan songsaengnim” ucapku lalu sekali lagi membungkuk dan masuk ke dalam rumah sakit.

“tunggu !” tiba-tiba Cho songsaengnim menghentikan langkahku

“wae songsaengnim?” tanyaku heran

“apakah aku boleh menjenguk appamu?” tanyanya

Lagi ! lagi lagi aku dibuat kaget oleh kelakuannya hari ini. Dia ini sebenarnya kenapa? Kenapa tiba-tiba ingin menjenguk orang tua muridnya coba? Bahkan murid yang baru dikenalnya.

“ne? mworago?” tanyaku memastikan

“yak ! Park Hyun Ah, aku hanya ingin menjenguk appamu. Apa tidak boleh?” tanyanya lagi

“ah arraseo, kau boleh menjenguknya songsaengnim” balasku lalu berjalan kembali denga Cho Songsaengnim mengikutiku dari belakang

Kyuhyun POV

Apa yang sedang kulakukan sekarang ini? Ada apa dengan mu Cho Kyuhyun! Kau bahkan ingin menjenguk orang tua seorang murid yang baru kau kenal. Ini sungguh tidak masuk akal. Tapi aneh, aku selalu nyaman berada di dekatnya. Dia bahkan tidak memujaku seperti gadis gadis kebanyakan. Sepertinya aku mulai tertarik pada muridku ini. ‘aisssh ! apa yang kau pikirkan Cho Kyuhyun!’ batinku

“mm, songsaengnim. Bukankah kau akan menjenguk noonamu yang habis melahirkan?” tanyanya saat kami masih berjalan menuju ruangan dimana appanya dirawat

“setelah menjenguk appamu, aku akan mengunjunginya” balasku seadanya

Dia hanya mengangguk mengerti. Setelah beberapa saat akhirnya kami sampai di ruang rawat inap bernomor 777. ‘ah apakah ini ruangan appanya? Kenapa tiba-tiba jantungku jadi berdetak lebih kencang? Ada apa denganku?’ batinku

Saat akan masuk ke dalam ruangan, tiba-tiba handphone Hyuna berbunyi.

“songsaengnim, aku angkat telepon dulu. Kau masuklah duluan” ucapnya. Aku mengangguk

Tapi anehnya, jantungku semakin berdetak lebih cepat. Ada perasaan aneh dalam diriku.

‘ya! Cho Kyuhyun, kau ini kenapa? Kau bukan ingin bertemu dengan president kan? Aisssh’ umpatku dalam hati.

DEG !

Belum sempat aku masuk kedalam ruangan itu aku melihat seseorang yang  tengah dirawat inap di dalamnya melalui kaca tembus pandang yang adadi sebagian pintu itu.

‘sepertinya itu..itu’

“astagaa! Bukankah itu..itu………………………………”

-TBC-

Yup, akhirnya part 1 selesai!! *kecupbasahdariISTRICHOKYUHYUN #PLAAAAK XD Hehe ^^ semoga suka yaaa, walau gue tau ini pasti gaje bgt ceritanya -__-  and mian for the typo !! i’m miss Typo hehe -_- RCL tetap ditunggu yaaa~khamsahamnidaaaaa ^^

Advertisements

124 thoughts on “Oh ! My Songsaengnim (Part 1/?)

Add yours

  1. wwaaahhhh ngga kebayang dah kalo punya guru kaya kyuhyun uuuhhh bakalan ngga fokus sama pelajarannya malah fokus sama yang ngajarnya ntar hahahaha…
    hayooohh itu kenapa?? apkah mereka saling mengenal????

  2. haha seneng bgt klo punya guru tampan nya gk ketolongan kaya cho kyuhyun, pastilah dengan senang hati aku bakal masuk sekolah trs. aku kira profesi nya kyuhyun hanya guru ternyata CEO jga, jangan2 appa nya hyuna rekan bisnis nya kyuhyun

    ya ampun aku telat bgt nemuin ff ini padahal udh aku simpen tahun lalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: